Kompas.com - 11/11/2014, 07:31 WIB
Salah satu ekspresi penyerang Liverpool Mario Balotelli setelah gagal memaksimalkan sebuah peluang mencetak gol, pada pertandingan Premier League, melawan Hull City, di Anfield, Sabtu (25/10/2014). PAUL ELLIS / AFPSalah satu ekspresi penyerang Liverpool Mario Balotelli setelah gagal memaksimalkan sebuah peluang mencetak gol, pada pertandingan Premier League, melawan Hull City, di Anfield, Sabtu (25/10/2014).
|
EditorTjatur Wiharyo
ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Tim Nasional Italia, Antonio Conte, mengaku berencana memanggil penyerang Liverpool Mario Balotelli untuk pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Kroasia, Minggu (16/11/2014), dan pertandingan persahabatan kontra Albania, Selasa (18/11/2014). Menurut Conte, ia ingin melihat sendiri performa Balotelli, yang masih kesulitan beradaptasi di Liverpool.

Balotelli didatangkan Liverpool dari AC Milan pada Agustus 2014. Ia baru mencetak dua gol dalam 14 penampilan di berbagai ajang, yaitu pada laga Liga Champions melawan Ludogorets pada 16 September 2014 dan pada pertandingan Piala Liga melawan Swansea City pada 28 Oktober 2014. Sejumlah kalangan pun menilai Liverpool harus menjual Balotelli dan mencari penyerang baru pada bursa transfer Januari 2015.

Sementara itu, Conte belum pernah memakai jasa Balotelli sejak diangkat menjadi pelatih Italia pada 19 Agustus 2014. Conte berharap Balotelli bisa menjawab kepercayaan publik Italia.

"Sebulan yang lalu, saya menjelaskan kenapa saya tak memanggilnya. Mengapa saya memanggilnya sekarang? Jawabannya sederhana, yaitu karena Italia. Setelah mengecewakan di Piala Dunia, saat ini kami sedang membangun sesuatu yang indah dengan berusaha lolos dari babak kualifikasi dan mudah-mudah tampil bagus di Piala Eropa," ujar Conte.

"Saya berencana memanggil Balotelli untuk mengevaluasinya karena Anda tidak bisa menghakimi pemain berdasar desas-desus. Tentunya tepat bagi kami untuk menilainya dengan cermat. Saya lebih memilih mengevulasi pemain karena ini adalah cara yang tepat untuk menguji mereka dan melihat apakah mereka bisa menunjukkan teknik dan taktik yang sesuai dengan ide saya soal pertandingan dan melihat gagasan dalam pikiran mereka," lanjutnya.

Mengacu performa Balotelli di Liverpool, keputusan Conte memanggilnya menuai kritik dari sejumlah kalangan, karena Italia membutuhkan kemenangan dan seharusnya memberi kesempatan bagi pemain yang tengah berada pada level performa terbaik.

"Dipanggil ketika ia berada pada level performa buruk? Dia bermain sebagai starter untuk Liverpool. Banyak pemain lain tidak menjadi starter," tutur Conte.

"Hal yang sama berlaku untuk Alesio Cerci. Mereka berdua merupakan aset penting, tetapi mengalami kesulitan bermain di luar negeri dan merupakan tugas saya sebagai pelatih untuk menilai apa yang bisa mereka berikan untuk tim nasional," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Tak Ada Laga Internasional WTA di China

Alasan Tak Ada Laga Internasional WTA di China

Internasional
Kata Flairene Usai Tambah Emas buat Indonesia: Medali Ini untuk Negara Tercinta...

Kata Flairene Usai Tambah Emas buat Indonesia: Medali Ini untuk Negara Tercinta...

Sports
Rekap Hasil Thailand Open 2022 Hari Pertama: 5 Wakil Indonesia Melaju, 3 Gugur

Rekap Hasil Thailand Open 2022 Hari Pertama: 5 Wakil Indonesia Melaju, 3 Gugur

Badminton
Kuwait, Perhentian Ketiga Trofi Piala Dunia 2022

Kuwait, Perhentian Ketiga Trofi Piala Dunia 2022

Internasional
Lee Chong Wei Sebut Malaysia Tidak Akan Juara Piala Thomas, hingga...

Lee Chong Wei Sebut Malaysia Tidak Akan Juara Piala Thomas, hingga...

Badminton
Klasemen SEA Games 2021, Indonesia Capai 100 Medali

Klasemen SEA Games 2021, Indonesia Capai 100 Medali

Sports
Saat Jordi Amat Terkesan dengan Sambutan Masyarakat Indonesia...

Saat Jordi Amat Terkesan dengan Sambutan Masyarakat Indonesia...

Liga Indonesia
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Sektor Ganda Bakal Jadi Kunci Srikandi Merah Putih Libas Thailand

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Sektor Ganda Bakal Jadi Kunci Srikandi Merah Putih Libas Thailand

Badminton
Rekap Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021, Tim Putra Indonesia Raih Perunggu

Rekap Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021, Tim Putra Indonesia Raih Perunggu

Badminton
Laga Tenis Internasional di Inggris, Rusia dan Belarusia Tak Masuk

Laga Tenis Internasional di Inggris, Rusia dan Belarusia Tak Masuk

Sports
Kata Pramudya/Yeremia soal Semifinal SEA Games 2021 Vs Thailand: Sangat Melelahkan...

Kata Pramudya/Yeremia soal Semifinal SEA Games 2021 Vs Thailand: Sangat Melelahkan...

Sports
Agenda WTA 2022, Tak Ada Laga Internasional di China

Agenda WTA 2022, Tak Ada Laga Internasional di China

Sports
Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Bobby Kalah, Tim Putra Indonesia Terhenti di Semifinal

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Bobby Kalah, Tim Putra Indonesia Terhenti di Semifinal

Badminton
Profil Bobby Setiabudi, Momen Penaklukan Berlian Thailand

Profil Bobby Setiabudi, Momen Penaklukan Berlian Thailand

Sports
Hasil Thailand Open 2022: Lewati Duel Sengit Tiga Gim, Sabar/Reza Tersingkir

Hasil Thailand Open 2022: Lewati Duel Sengit Tiga Gim, Sabar/Reza Tersingkir

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.