Kompas.com - 10/11/2014, 04:31 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
SWANSEA, KOMPAS.com - Bek Arsenal, Per Mertesacker, menilai timnya kalah 1-2 dari Swansea City, pada lanjutan Premier League, di Stadion Liberty, Minggu (9/11/2014), karena tak bermain serius.

Di depan publik tuan rumah, Meriam London unggul lebih dulu berkat gol Alexis Sanchez pada menit ke-63. Setelah itu, pertahanan Arsenal tampak rampuh. Dalam tempo 15 menit, Swansea berbalik ungul lewat gol Gylfi Sigurdsson (75) dan Bafetimbi Gomis (78).

"Pertandingan sepenuhnya berada di dalam kendali kami. Namun, kami harus bermain serius dan tidak membuat keselahan," kata Mertesacker.

Ini kali kedua The Gunners gagal menang setelah sebelumnya unggul lebih dulu. Melawan Anderlecht pada pertandingan lanjutan penyisihan grup Liga Champions, Selasa (4/11/2014), Arsenal harus bermain imbang 3-3, setelah sempat unggul 3-0 terlebih dulu.

"Arderlecht bangkit dari tertinggal 0-3 dan Swansea bangkit dari kebobolan satu gol. Kami memiliki potensia. Jika tidak bermain serius, tim mana pun bisa menghukum kami," tutur Mertesacker.

"Kami harus bermain simpel. Kami berpikir bahwa kami bisa menampilkan permainan yang sulit tetapi kami perlu mempertahankan penguasaan bola. Setelah gol balasan seperti Anderlehct, kami biasanya bisa langsung kembali unggul. Namun, kami harus bekerja keras mengatasinya sekarang," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber bbc.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022, Bahkan hingga Maradona Meninggal, Argentina Belum Pernah Lagi Juara

Piala Dunia 2022, Bahkan hingga Maradona Meninggal, Argentina Belum Pernah Lagi Juara

Internasional
Piala Dunia 2022, Bubarnya Generasi Emas Belgia

Piala Dunia 2022, Bubarnya Generasi Emas Belgia

Internasional
Alasan Persita Tangerang Dapat 2 Penghargaan

Alasan Persita Tangerang Dapat 2 Penghargaan

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022, 1 Laga Ini Berbau Politik

Piala Dunia 2022, 1 Laga Ini Berbau Politik

Internasional
Alasan PT LIB Revisi Jadwal Pertandingan Persebaya

Alasan PT LIB Revisi Jadwal Pertandingan Persebaya

Liga Indonesia
Ambisi Brasil di Piala Dunia 2022

Ambisi Brasil di Piala Dunia 2022

Internasional
Kesenangan-Ketidakpuasan Rexy Mainaky kepada Pencapaian Malaysia di Commonwealth Games 2022

Kesenangan-Ketidakpuasan Rexy Mainaky kepada Pencapaian Malaysia di Commonwealth Games 2022

Badminton
Tim Top Pun Ada 4 di Piala Dunia 2022

Tim Top Pun Ada 4 di Piala Dunia 2022

Internasional
2022, Persita Tangerang Jualan NFT

2022, Persita Tangerang Jualan NFT

Liga Indonesia
Langkah-langkah Passing Atas dalam Bola Voli

Langkah-langkah Passing Atas dalam Bola Voli

Sports
Kolaborasi IBL dengan Meta lewat Fitur Reels di Instagram

Kolaborasi IBL dengan Meta lewat Fitur Reels di Instagram

Sports
Serba 4 di Piala Dunia 2022

Serba 4 di Piala Dunia 2022

Internasional
Man United Berhenti Kejar Arnautovic, Kemenangan untuk Fan

Man United Berhenti Kejar Arnautovic, Kemenangan untuk Fan

Liga Inggris
Semifinal Piala AFF U16 2022: Timnas Indonesia Mata-matai Permainan Skuad Militan Myanmar

Semifinal Piala AFF U16 2022: Timnas Indonesia Mata-matai Permainan Skuad Militan Myanmar

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022, Simak 4 Laga Menarik Ini

Piala Dunia 2022, Simak 4 Laga Menarik Ini

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.