Kompas.com - 10/11/2014, 00:55 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
SWANSEA, KOMPAS.com - Sempat unggul lebih dulu, Arsenal harus takluk 1-2 dari Swansea City, pada pertandingan lanjutan Premier League, di Stadion Liberty, Minggu (9/11/2014). Dengan hasil ini, The Gunners turun satu peringkat ke peringkat keenam dengan mengoleksi 17 poin. Sementara Swansea naik dua peringkat ke posisi kelima dengan merangkum 18 poin.

Bermain di Stadion Liberty, Arsenal kesulitan mengembangkan permainan. Per Mertesacker dan kawan-kawan lebih banyak sibuk meredam serangan dari Swansea.

The Gunners bahkan nyaris kebobola jika kiper Wojciech Szczesny tak sigap menghalau bol dari tembakan Jefferson Montero pada menit ke-21.

Lima menit kemudian, Arsenal membalas melalui tembakan keras Aaron Ramsey. Namun, bola masih membentur pemain lawan.

Swansea tak membiarkan Arsenal mengembangkan serangannya. Sebuah serangan Swansea yang berujung tembakan keras Emnes nyaris menjadi malapetakan bagi Arsenal pada menit ke-35. Beruntung, Szczesny berhasil menepis bola.

Arsenal berusaha memegang kendali serangan memanfaatkan 10 menit yang tersisa. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil hingga wasit Phil Dowd meniup peluit tanda istirahat.

Selepas jeda, pasukan Arsene Wenger bermain lebih baik. Hasilnya, The Gunners unggul berkat gol Alexis Sanchez pada menit ke-63. Dari sisi kiri pertahanan Swansea, Danny Welbeck emalukan cut back dan memberikan umpan terukur kepada Sanchez. Bomber asal Cile tersebut kemudian melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihadang Lukasz Fabianski.  

Namun, Kieran Gibbs melakuan kesalahan fatal yang membuat Arsenal harus membayar mahal pada menit ke-75.

Gibbs melanggar Barrow di dekat kotak penalti Arsenal. Sigurdsson yang mengeksekusi tendangan bebas sukses menyarangkan bola ke pojok kanan atas gawang Arsenal.

Belum sempat melancarkan serangan, Arsenal kembali kebobolan hanya berselang tiga menit. Kali ini,  Szczesny memaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal membendung bola dari tandukan Gomis. Gomis baru bermain pada menit ke-76 untuk menggantikan Bony.

Tak ingin menelan kekalahan, Arsene Wenger  memasukkan Jack Wilshere dan Theo Walcott. Bahkan, Wenger memainkan Sanogo dan memilih menarik Chambers pada menit ke-89. Namun, usaha Wenger tersebut tak membuahkan hasil hingga laga usai.

Susunan Pemain
Swansea: 1-Lukasz Fabianski, 3-Neil Taylor, 6-Ashley Williams, 22-Angel Rangel, 27-Kyle Bartley, 4-Ki Sung-Yeung, 11-Marvin Emnes (Modou Barrow 67), 14-Thomas Carroll (Leon Britton 87), 20-Jefferson Montero, 23-Gylfi Sigurdsson, 10-Wilfried Bony (Bafetimbi Gomis 76)
Manajer: Gary Monk

Arsenal: 1-Wojciech Szczesny, 3-Kieran Gibbs, 4-Per Mertesacker, 18-Nacho Monreal, 21-Calum Chambers (Sanogo 89), 15-Alex Oxlade-Chamberlain, 16-Aaron Ramsey (Theo Walcott 79), 17-Alexis Sánchez, 19-Santi Cazorla, 20-Mathieu Flamini (Jack Wilshere 79), 23-Danny Welbeck
Manajer: Arsene Wenger

Wasit: Phil Dowd

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata PSSI soal Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Kata PSSI soal Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Timnas U17 Indonesia Vs Guam Resmi Tanpa Penonton, Kemanusiaan di Atas Segalanya

Timnas U17 Indonesia Vs Guam Resmi Tanpa Penonton, Kemanusiaan di Atas Segalanya

Liga Indonesia
5 Persoalan di Balik Tragedi Kanjuruhan Menurut Pengamat Sepak Bola

5 Persoalan di Balik Tragedi Kanjuruhan Menurut Pengamat Sepak Bola

Liga Indonesia
Daftar Top Skor Liga Spanyol: Lewandowski Teratas, Borja Siap Bersaing

Daftar Top Skor Liga Spanyol: Lewandowski Teratas, Borja Siap Bersaing

Liga Spanyol
Kualifikasi Piala Asia U17: Malaysia Belum Maksimal Saat Bekuk Palestina 4-0

Kualifikasi Piala Asia U17: Malaysia Belum Maksimal Saat Bekuk Palestina 4-0

Liga Indonesia
Duka Mendalam Presiden AFC atas Tragedi Kanjuruhan: Syok, Sedih, dan Tragis...

Duka Mendalam Presiden AFC atas Tragedi Kanjuruhan: Syok, Sedih, dan Tragis...

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris, Erling Haaland Digdaya di Puncak

Top Skor Liga Inggris, Erling Haaland Digdaya di Puncak

Liga Inggris
Hak Penonton Pembeli Tiket Usai Persib Vs Persija Ditunda

Hak Penonton Pembeli Tiket Usai Persib Vs Persija Ditunda

Liga Indonesia
Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Dari Hillsborough untuk Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi yang Pergi Tanpa Kembali...

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Tragedi Kanjuruhan: Tak Hanya Gas Air Mata, Pertandingan Malam Juga Persoalan

Liga Indonesia
Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Bobotoh Gelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Klasemen AFC Futsal Cup: Indonesia Tembus 8 Besar, Asia Tenggara Utuh

Liga Indonesia
Ronaldo Jadi 'Penonton Tanpa Tiket' pada Laga Man City Vs Man United

Ronaldo Jadi "Penonton Tanpa Tiket" pada Laga Man City Vs Man United

Liga Inggris
Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Bendera Anggota FIFA Berkibar Setengah Tiang, Wujud Empati Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai 'Sport Ethics'

Tragedi Stadion Kanjuruhan dalam Bingkai "Sport Ethics"

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.