"Most Wanted" Nike Indonesia Kirim Wakil ke London

Kompas.com - 26/10/2014, 15:15 WIB
Meydi Rifki Aji Saputra (tengah memegang papan merah), pemenang Nike Most Wanted Indonesia 2014 saat berpose bersama rekan-rekannya dan staf pelatih seusai pertandingan uji coba melawan tim nasional U-17 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (26/10/20140). Kompas.com / Ary WibowoMeydi Rifki Aji Saputra (tengah memegang papan merah), pemenang Nike Most Wanted Indonesia 2014 saat berpose bersama rekan-rekannya dan staf pelatih seusai pertandingan uji coba melawan tim nasional U-17 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (26/10/20140).
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAry Wibowo
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melalui berbagai tes, program pencarian bakat Nike Most Wanted 2014 yang diprakasai Nike Indonesia telah memutuskan Meydi Rifki Aji Saputra (17) untuk memperebutkan beasiswa Nike Academy di London, Inggris.

Program Most Wanted yang diikuti ratusan peserta ini digelar di lima kota, yakni Padang, Malang, Bandung, Jayapura, dan Tulehu sejak awal November 2014. Dari proses seleksi itu dipilih 15 pemain yang telah mengikuti seleksi intensif dari tim pelatih yang dipimpin langsung Danurwindo.

Dari ke-15 pemain tersebut, tim pelatih kemudian hanya memilih satu terbaik dalam seleksi final yang berlangsung di Stadion Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/10/2014). Meydi pun terpilih karena dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata dari pemain lainnya.

"Dia (Meydi) cerdas dalam mengambil keputusan di lapangan, lalu kerjasama dan skil yang dia miliki juga bagus. Selain itu, dia juga bisa bermain di dua posisi sebagai bek tengah dan gelandang," ungkap Danurwindo.

"Dia sekarang harus berlatih mengasah teknik dan skilnya. Selain itu dia juga harus beradaptasi mengenai bahasa, pola makan, untuk persiapannya di London nanti," lanjutnya.

Meydi pun mengaku senang akhirnya bisa keluar sebagai pemenang ajang pencarian bakat tersebut. Pesepak bola muda kelahiran Garut, 5 Mei 1997 itu pun berharap bisa terus mengasah kemampuannya.

"Aku sangat bangga bisa menjadi pemenang. Ini semua berkat doa dan dukungan dari orang tua, teman-teman, serta kerja kerasku," ujar pemuda yang sudah menekuni sepak bola sejak usia 5 tahun tersebut.

London
Meydi akan mengikuti Nike Most Wanted 2014 tahap global di Nike Academy, FA Centre of Excellence di St. George's Park, London, Inggris pada 25 November mendatang. Di sana dia berhadapan dengan ratusan calon pemain dari puluhan negara.

Sebelum berangkat ke London, Meydi akan lebih dulu mendapatkan pelatihan intensif selama sebulan di Jakarta. Menurut Country Marketing Manager Nike Indonesia, Nino Priambodo, Meydi juga bakal mendapatkan porsi perkenalan pola hidup layaknya atlet internasional.

"Kita akan tempeli dia dengan beberapa klub untuk dibekali latihan intesif. Jadi, semacam camp khusus. Sekarang kami masih tahap negosiasi, tetapi kemungkinan kalau sepakat kami akan bekerjasama dengan timnas," ujar Nino.

"Dan tidak hanya latihan intensif, nanti dia juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai pola makan, nutrisi yang bagus dan bimbingan bahasa Inggris. Itu semua akan menjadi bekal baginya untuk bertanding di tahap global," tambahnya.

Nike Most Wanted, sebelumnya bernama Nike's The Chance. Sejak 2010, program ini memberi kesempatan pelatihan khusus kepada pemain-pemain berbakat. Salah satu pesepak bola muda Indonesia yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat ini adalah kapten timnas U-19, Evan Dimas Darmono.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Pep Guardiola Tak Mau Datangkan Thiago Alcantara ke Man City

Alasan Pep Guardiola Tak Mau Datangkan Thiago Alcantara ke Man City

Sports
Bek Persik Andri Ibo Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Bek Persik Andri Ibo Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Liga Indonesia
Honda: Tak Ada Marc Marquez, Takaaki Nakagami Pun Jadi

Honda: Tak Ada Marc Marquez, Takaaki Nakagami Pun Jadi

Sports
Dilema Lionel Messi, Pilih Timnas Argentina atau Barcelona?

Dilema Lionel Messi, Pilih Timnas Argentina atau Barcelona?

Sports
Dua Pekerjaan Rumah Valentino Rossi Jelang MotoGP Emilia Romagna

Dua Pekerjaan Rumah Valentino Rossi Jelang MotoGP Emilia Romagna

Motogp
Link Live Streaming MU Vs Crystal Palace, Rekor Pertemuan Kedua Tim

Link Live Streaming MU Vs Crystal Palace, Rekor Pertemuan Kedua Tim

Liga Inggris
Man United Vs Crystal Palace, Debut Van de Beek Bakal Jadi Rekor Baru

Man United Vs Crystal Palace, Debut Van de Beek Bakal Jadi Rekor Baru

Liga Inggris
Prediksi Skor Man United Vs Crystal Palace di Liga Inggris, Setan Merah Diunggulkan

Prediksi Skor Man United Vs Crystal Palace di Liga Inggris, Setan Merah Diunggulkan

Sports
Jelang Laga Chelsea Vs Liverpool, Empat Pemain The Blues Absen

Jelang Laga Chelsea Vs Liverpool, Empat Pemain The Blues Absen

Liga Inggris
Alasan Pengganti Marc Marquez Mundur dari Balapan MotoGP Emilia Romagna

Alasan Pengganti Marc Marquez Mundur dari Balapan MotoGP Emilia Romagna

Motogp
Lakers Vs Nuggets, Debut Anthony Davis di Final Wilayah Berujung 2 Rekor

Lakers Vs Nuggets, Debut Anthony Davis di Final Wilayah Berujung 2 Rekor

Sports
Akhirnya, Guardiola Buka Suara Setelah Messi Batal 'Hijrah' ke Man City

Akhirnya, Guardiola Buka Suara Setelah Messi Batal "Hijrah" ke Man City

Sports
Man United Vs Crystal Palace, Solskjaer Tak Ingin Start Lambat

Man United Vs Crystal Palace, Solskjaer Tak Ingin Start Lambat

Sports
Link Live Streaming Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna, Menanti Kebangkitan Valentino Rossi

Link Live Streaming Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna, Menanti Kebangkitan Valentino Rossi

Motogp
MU Vs Crystal Palace - Dua Laga Terakhir di Kandang, Setan Merah Belum Menang

MU Vs Crystal Palace - Dua Laga Terakhir di Kandang, Setan Merah Belum Menang

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X