Bos Inter Mengekor Ide "Bodoh" Milan

Kompas.com - 16/10/2014, 20:22 WIB
Pemilik sekaligus Presiden baru Inter Milan, Erick Thohir, saat menyaksikan laga antara Inter kontra Sampdoria, pada lanjutan Serie-A, Minggu (1/12/2013) OLIVIER MORIN / AFPPemilik sekaligus Presiden baru Inter Milan, Erick Thohir, saat menyaksikan laga antara Inter kontra Sampdoria, pada lanjutan Serie-A, Minggu (1/12/2013)
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Bos Inter Milan Erick Thohir mengekor ide Direktur AC Milan Umberto Gandini ihwal wildcard alias hak istimewa bagi klub tanpa mengikuti proses kualifikasi demi memperbesar kepesertaan klub-klub pada ajang Liga Champions Eropa. Menurut warta Goal.com hari ini, ide itu digulirkan Umberto Gandini kemarin.

Sejauh ini, di kalangan pemangku kepentingan liga sepak bola itu, ide Gandini masuk kategori "bodoh".

Ide keistimewaan itu, menurut Gandini, akan memungkinkan negara-negara dengan iklim sepak bola hebat di Benua Biru bisa lebih banyak berpartisipasi. Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sejatinya sudah merespons ide itu. UEFA menolak ide Gandini.

Rupanya, kebijakan UEFA itu tak menyurutkan langkah Thohir. Catatan menunjukkan, Inter Milan hanya bermain di Liga Eropa untuk musim 2014-2015. "Italia, Inggris, Perancis, dan Spanyol adalah negara-negara besar Eropa dengan sejarah olahraga,"katanya di media La Gazzetta dello Sport.

Menurut hemat Thohir, masuknya klub-klub asal negara-negara itu ke Liga Champions adalah penting. "Ini kesempatan untuk memperbesar Liga Champions," katanya sembari menambahkan klub-klub asal Ukraina dan Azerbaijan juga mesti mendapat kesempatan.

Masih menurut Thohir, makin banyak klub berperan, jumlah penonton pun bakal makin melimpah. "Saya tak melihat alasan mengapa kita tidak menambah jumlah tim peserta Liga Champions," katanya.

Inter Milan sudah tiga kali menjadi jawara Liga Champions. Sementara, AC Milan sudah tujuh kali juara. Tapi, beberapa tahun belakangan, pamor kedua klub sekota ini bak susut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X