Kompas.com - 16/10/2014, 08:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri menenangkan pemain yang larut dalam kesedihan setelah dikalahkan Australia dalam turnamen Piala AFC U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (12/10/2014). Sebelumnya Indonesia menyerah 1-3 dari Iran pada pertandingan pertama. KOMPAS / HERU SRI KUMOROPelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri menenangkan pemain yang larut dalam kesedihan setelah dikalahkan Australia dalam turnamen Piala AFC U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (12/10/2014). Sebelumnya Indonesia menyerah 1-3 dari Iran pada pertandingan pertama.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Takdir adalah sesuatu yang selalu ingin manusia capai. Semua orang, ketika masih muda, tahu takdir mereka. Pada titik kehidupan itu, segalanya jelas, segalanya mungkin. Mereka tidak takut bermimpi dan mendambakan segala yang mereka inginkan terwujud dalam hidup mereka.

Namun, dengan berlalunya waktu, ada daya misterius yang mulai meyakinkan manusia bahwa mustahil mereka bisa mewujudkan takdirnya. Daya itu adalah kekuatan-kekuatan yang kelihatannya negatif, tetapi sebenarnya menunjukkan cara kepada setiap manusia mewujudkan takdir tersebut.

Daya itu mempersiapkan roh dan kehendak manusia, sebab ada satu kebenaran mahabesar di planet ini. Siapapun dan apapun yang manusia lakukan, kalau mereka sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, itu adalah hasrat yang bersumber dari jiwa jagat raya. Itulah misi manusia di dunia ini.

Begitu petuah lelaki tua bernama Melkisedek kepada anak gembala asal Spanyol, Santiago, yang sedang mencari harta karun dalam novel The Alchemist karya Paulo Coelho. Novelis asal Brasil tersebut menuliskan "petuah Melkisedek" itu untuk siapa saja, termasuk juga kepada setiap manusia yang terlibat dalam dunia sepak bola.

Toh, sepak bola juga tidak bisa dilepaskan dari takdir, yang tidak bisa didikte oleh manusia. Setiap pesepak bola mempunyai mimpi meraih kemenangan. Namun, ingat, tidak ada yang bisa dipastikan dalam sepak bola. Orang boleh menjagokan tim nasional Brasil menjadi favorit juara, tetapi sudah banyak bukti bahwa seringkali justru malanglah nasib mereka jika mereka difavoritkan.

Dengan begitu, sepak bola ibarat menjadi rangkaian olahan permainan manusia yang seakan menggambarkan kehidupan di dunia yang tidak bisa ditebak. Memang akhirnya tetap akan ada takdir baik berbentuk kemenangan atau kekalahan. Akan tetapi, kedua hal tersebut mau tidak mau harus diterima dengan lega karena itulah hasil dari perlawanan, perjuangan, dan olahan manusia itu sendiri.

Indonesia
Berbicara soal takdir sepak bola, pada Minggu (12/10/2014) muncul pernyataan dari pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, sesudah Evan Dimas dan kawan-kawan dinilai gagal total dalam targetnya mencapai semifinal Piala Asia U-19 2014 Myanmar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka (pemain timnas U-19) sudah berusaha, tetapi takdir di tangan Tuhan. Soal gol atau tidak, keberuntungan juga berperan di situ," kata Indra sesudah Skuad Garuda Jaya dikalahkan Australia 0-1. "Masyarakat tentu sangat arif menilai pertandingan ini. Memang ini sudah jalan dari Tuhan untuk kita."

Seusai pertandingan, seluruh pemain timnas U-19 tampak murung dan melangkah gontai di atas lapangan sembari tertunduk lesu. Kesedihan tidak bisa disembunyikan dari raut wajah mereka. Bahkan, Evan Dimas dan Muhammad Sahrul Kurniawan menangis tersedu-sedu sebelum akhirnya dihampiri oleh Indra Sjafri.

Indra memeluk mereka, sembari melontarkan semangat. Satu per satu Indra menghampiri anak asuhnya yang tergontai lemas di atas lapangan. "Saya berharap, para pemain jangan disalahkan. Kasihan mereka. Mereka sudah melakukan apa yang terbaik yang mereka punya. Ini bukan aib," kata Indra mengomentari perjuangan timnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen MotoGP Usai GP San Marino - Quartararo Tetap di Puncak, Bagnaia Mendekat

Klasemen MotoGP Usai GP San Marino - Quartararo Tetap di Puncak, Bagnaia Mendekat

Motogp
Hasil PSS Vs Arema - Catat 'Comeback', Super Elang Jawa Raih Tripoin Perdana

Hasil PSS Vs Arema - Catat "Comeback", Super Elang Jawa Raih Tripoin Perdana

Liga Indonesia
Hasil Valentino Rossi di MotoGP San Marino 2021, Perpisahan Manis dengan Sirkuit Misano

Hasil Valentino Rossi di MotoGP San Marino 2021, Perpisahan Manis dengan Sirkuit Misano

Motogp
Hasil MotoGP San Marino - Bagnaia Menang Lagi, Asapi Quartararo

Hasil MotoGP San Marino - Bagnaia Menang Lagi, Asapi Quartararo

Motogp
HT PSS Vs Arema - Gol Injury Time Buyarkan Keunggulan Singo Edan

HT PSS Vs Arema - Gol Injury Time Buyarkan Keunggulan Singo Edan

Liga Indonesia
Persebaya Panen Kritik, Pelatih Ungkap Titik Kesalahan Tim

Persebaya Panen Kritik, Pelatih Ungkap Titik Kesalahan Tim

Liga Indonesia
Link Live Streaming West Ham Vs Man United, Kickoff 20.00 WIB

Link Live Streaming West Ham Vs Man United, Kickoff 20.00 WIB

Liga Inggris
Mengapa Jari-jari Harus Terbuka Saat Melakukan Passing Atas?

Mengapa Jari-jari Harus Terbuka Saat Melakukan Passing Atas?

Sports
Megakontrak Rp 1,8 Triliun Messi Diungkap, PSG Bereaksi Keras

Megakontrak Rp 1,8 Triliun Messi Diungkap, PSG Bereaksi Keras

Liga Lain
Link Live Streaming MotoGP San Marino, Balapan Pukul 19.00 WIB

Link Live Streaming MotoGP San Marino, Balapan Pukul 19.00 WIB

Motogp
Profil 4 Pemain Asing Arema FC untuk Liga 1 2021-2022

Profil 4 Pemain Asing Arema FC untuk Liga 1 2021-2022

Sports
5 Pemain Persib Dipanggil TC Timnas, Pelatih Beri Ucapan Selamat

5 Pemain Persib Dipanggil TC Timnas, Pelatih Beri Ucapan Selamat

Liga Indonesia
Prediksi Skor Juventus Vs AC Milan: Bianconeri Sulit Bangkit, Rossoneri Menang Tipis

Prediksi Skor Juventus Vs AC Milan: Bianconeri Sulit Bangkit, Rossoneri Menang Tipis

Liga Italia
Hati-hati West Ham, Si Gaek Ronaldo Masih Bisa Lari 34 Km Per Jam

Hati-hati West Ham, Si Gaek Ronaldo Masih Bisa Lari 34 Km Per Jam

Liga Inggris
Kata RD Usai Madura United Tumbang di Tangan Bhayangkara FC

Kata RD Usai Madura United Tumbang di Tangan Bhayangkara FC

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.