Kompas.com - 12/10/2014, 19:23 WIB
Para pemain Timnas Indonesia U-19 berpose sebelum melakoni laga perdana penyisihan Grup B Piala Asia U-19 di Myanmar, Jumat (10/10/2014), melawan Uzbekistan. Kompas/Heru Sri KumoroPara pemain Timnas Indonesia U-19 berpose sebelum melakoni laga perdana penyisihan Grup B Piala Asia U-19 di Myanmar, Jumat (10/10/2014), melawan Uzbekistan.
|
EditorTjatur Wiharyo
YANGON, KOMPAS.com - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku dirinya bertanggung jawab atas kegagalan Indonesia di Piala Asia U-19. Indra pun mengaku siap dipecat karena hal tersebut merupakan risiko dari sebuah profesi.

Evan Dimas dan kawan-kawan harus tersingkir setelah menelan kekalahan 0-1 dari Australia U-19 pada pertandingan kedua penyisihan Grup B, di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (12/10/2014). Ini kekalahan kedua bagi Indonesia setelah sebelumnya ditekuk 1-3 oleh Uzbekistan, Jumat (10/10/2014).

"Dalam kesempatan ini, saya orang bertanggung jawab atas kegagalan ini. Saya meminta maaf. Terima kasih atas dukungan dan doa oleh masyarakat," kata Indra seusai pertandingan.

"Saya siap bertanggung jawab dalam bentuk apapun. Untuk saya masalah dipecat atau tidak, itu risiko dari profesi," lanjutnya.

Indra merupakan pelatih yang membawa Indonesia menjuarai Piala AFF 2013. Hal itu merupakan prestasi pertama bagi Indonesia setelah 22 tahun tanpa gelar.

Pelatih asal Sumatera Barat tersebut kemudian membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-19, setelah Evan Dimas dan kawan-kawan menjadi juara grup pada babak kualifikasi.

Atas prestasi itu, Indra mendapatkan perpanjangan kontrak mulai Oktober 2013 hingga Oktober 2015.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti On Deck Circle dalam Softball

Arti On Deck Circle dalam Softball

Sports
Lee Zii Jia Sudah Berpikir Jadi Pemain Profesional Sejak Awal 2021

Lee Zii Jia Sudah Berpikir Jadi Pemain Profesional Sejak Awal 2021

Badminton
Piawai Bola Mati, Hakimi Mau Rebut Jatah Tendangan Bebas dari Messi

Piawai Bola Mati, Hakimi Mau Rebut Jatah Tendangan Bebas dari Messi

Internasional
Argumen Infantino Soal Piala Dunia Dua Tahun Sekali Disemprot Aktivis HAM

Argumen Infantino Soal Piala Dunia Dua Tahun Sekali Disemprot Aktivis HAM

Internasional
Link Live Streaming Timnas Indonesia pada Piala Asia Wanita dan FIFA Matchday

Link Live Streaming Timnas Indonesia pada Piala Asia Wanita dan FIFA Matchday

Liga Indonesia
Persaingan Marko Simic dan Taufik Hidayat dan Rencana Besar Sudirman

Persaingan Marko Simic dan Taufik Hidayat dan Rencana Besar Sudirman

Liga Indonesia
Axelsen dan Antonsen Bayar Denda karena Absen dalam Kejuaraan Nasional Denmark 2021

Axelsen dan Antonsen Bayar Denda karena Absen dalam Kejuaraan Nasional Denmark 2021

Badminton
Gerakan Paling Dominan dalam Sepak Bola

Gerakan Paling Dominan dalam Sepak Bola

Sports
Di Tengah Isu Dicoret dari Pelatnas, Praveen/Melati Berlatih Jelang All England

Di Tengah Isu Dicoret dari Pelatnas, Praveen/Melati Berlatih Jelang All England

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
Creator Battle Tournament Kembali Digelar, Total Hadiah Rp 100 Juta

Creator Battle Tournament Kembali Digelar, Total Hadiah Rp 100 Juta

Sports
Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Sports
PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

Badminton
Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Liga Indonesia
Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.