Kompas.com - 10/10/2014, 17:57 WIB
Selebrasi pemain Indonesia setelah Paulo Oktavianus Sitanggang (kanan) mencetak gol ke gawang Uzbekistan pada turnamen sepak bola Piala AFC U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (10/10/2014). Indonesia menyerah 1-3. Kompas/Heru Sri KumoroSelebrasi pemain Indonesia setelah Paulo Oktavianus Sitanggang (kanan) mencetak gol ke gawang Uzbekistan pada turnamen sepak bola Piala AFC U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (10/10/2014). Indonesia menyerah 1-3.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
YANGON, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia U-19 takluk 1-3 dari Uzbekistan pada matchday pertama Grup B Piala Asia U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (10/10/2014).

Uzbekistan tampil dengan kekuatan penuh. Dua pemain andalan, Urinboev Zabikhillo dan Khamdamov Dostonbek, pun langsung dimainkan oleh pelatih Khaydarov Akramjon sejak menit awal.

Sementara itu, Indonesia tampil tanpa diperkuat kiper utama mereka, yaitu Ravi Murdianto. Posisi kiper skuad Garuda Jaya diisi oleh Rully Desrian. Di lini depan, Indonesia mengandalkan Dinan Javier dan Maldini Pali.

Wartawan Kompas.com, Ferril Dennys, dari Stadion Thuwunna, melaporkan, Uzbekistan mencoba mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Beberapa kali serangan mereka di sisi kanan pertahanan Indonesia cukup merepotkan Hansamu Yama dan kawan-kawan.

Indonesia terlihat kesulitan mengembangkan permainan karena pemain Uzbekistan cukup tenang saat menguasai bola. Mereka pun mampu memanfaatkan keunggulan postur tubuh melalui umpan-umpan silang dari sisi sayap.

Upaya Uzbekistan akhirnya membuahkan hasil setelah Khamdamov Dostonbek mencetak gol pada menit ke-20. Gol tersebut diciptakannya seusai memanfaatkan kelalaian para pemain belakang Indonesia saat mengantisipasi umpan silang lawan.

Tiga menit berselang, kembali para pemain belakang Indonesia melakukan kesalahan. Pelanggaran Fatchu Rochman di kotak penalti sendiri membuat wasit memberikan hadiah penalti untuk Uzbekistan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Urinboev Zabikhillo yang ditunjuk sebagai algojo dengan tenang melaksanakan tugasnya untuk menambah keunggulan Uzbekistan. Ia sukses menyarangkan bola ke pojok kiri atas gawang Indonesia.

Indonesia bukan tanpa serangan. Peluang terbaik Indonesia diciptakan Zulfiandi pada menit ke-31. Sayang, bola tendangannya dari luar kotak penalti masih lemah sehingga mudah diantisipasi oleh kiper Khamraev Dilshod.

Pada menit ke-39, Indonesia kembali memperoleh peluang. Akan tetapi, sundulan Dinan Javier seusai menerima umpan silang Evan Dimas masih melayang tipis di atas mistar gawang Uzbekistan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.