Kompas.com - 10/10/2014, 08:32 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Rudolof Yanto Basna menjadi satu dari dua pemain yang bergabung belakangan dengan skuat timnas U-19 yang turun di Piala AFC U-19 2014, 9-23 Oktober di Myanmar. Selain Rudolof ada pula Rully Desrian yang masuk menggantikan kiper Awan Setho.

Dari namanya, Rudolof memiliki keunikan. Sepintas tidak ada yang mengetahui apabila ia berasal dari Papua. Apalagi Rudolof biasa dipanggil dengan sapaan Yanto, nama yang lebih khas untuk orang Jawa.

"Saya sering dipanggil Yanto oleh teman-teman. Saat itu, saya seperti jadi bos atau jagoan di antara mereka. Tapi, saya tidak tahu mengapa mereka memanggil dengan nama itu. Mungkin dulu ada orang Jawa bernama Yanto yang jadi jagoan atau bagaimana," ungkap Yanto.

Akan tetapi, dia tahu latar belakang diberi nama Rudolof. Menurutnya, saat masih kecil dia gemar memegang uang Rp 100.000 yang bergambar pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman. Setiap kali diberi uang, dia selalu meminta yang bergambar WR Soepratman.

"Jadilah saya diberi nama Rudolof. Di daerah saya, anak baru diberi nama setelah agak besar. Saat masih kecil saya belum punya nama," ujar Yanto, menceritakan asal-mula namanya.

Tidak hanya dipanggil Yanto, pemain yang semula tergabung di timnas U-19 B itu juga lancar berbahasa Jawa. Kadangkala ia terlihat asyik ngobrol dalam bahasa Jawa dengan rekan-rekannya di Tim Garuda Jaya.

"Saya berteman dengan banyak orang Jawa. Jadi, ya belajar Bahasa Jawa. Kadang saya juga mengajari teman-teman Bahasa Papua," kata Yanto.

Sebenarnya, Yanto sudah sempat bergabung dengan Timnas U-19 sebelum Piala AFF U-19 tahun 2013 lalu. Sayang, dia harus terdepak akibat cedera, sehingga tak bisa ikut merasakan euforia Garuda Jaya, yang akhirnya menjadi juara turnamen tersebut.

Kini, Yanto punya peluang memperlihatkan kemampuannya setelah ikut membela Timnas U-21 yang bermain di turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus lalu. Pelatih Indra Sjafri memanggilnya setelah Ryuji Utomo mengalami cedera sehingga didepak dari 23 skuad yang berangkat ke Myanmar untuk tampil di Piala Asia U-19. Apalagi, dia juga merupakan duet pemain utama lini belakang U-19, Hansamu Yama, di lini belakang SAD 2013 lalu.

Profil singkat

Nama: Rudolof Yanto Basna
TTL: Papua / 12 Juni 1995 (19 Tahun)
Kebangsaan: Indonesia
Klub: Indonesia U-19
Posisi: Bek
Tinggi: 179cm

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber BolaNews


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.