Arsenal dan Galatasaray Didakwa karena Kembang Api

Kompas.com - 03/10/2014, 08:05 WIB
Striker Arsenal, Danny Welbeck, seusai mencetak gol ke gawang Galatasaray pada matchday kedua Grup D Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (1/10/2014). AFPStriker Arsenal, Danny Welbeck, seusai mencetak gol ke gawang Galatasaray pada matchday kedua Grup D Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (1/10/2014).
EditorAloysius Gonsaga AE
BERN, Kompas.com - Arsenal dan Galatasaray menghadapi tindakan disiplin setelah para penggemar klub Turki itu menyalakan kembang api dan melemparkannya ke lapangan. Tindakan tersebut sempat membuat pertandingan antara dua klub itu terhenti selama beberapa saat, pada matchday kedua Grup D Liga Champions, Rabu (1/10/2014).

UEFA mengatakan dalam pernyataannya bahwa penyelidikan disiplin telah dibuka terhadap Arsenal untuk "organisasi yang tidak layak" dan terhadap tamunya untuk "gangguan penonton, menyalakan dan melemparkan kembang api" pada pertandingan yang dimenangi tim Premier League itu dengan skor 4-1.

FC Basel juga akan menghadapi komite disiplin UEFA setelah para penggemar melemparkan "misil" ke lapangan saat mereka menang 1-0 atas tamunya Liverpool.

Sang juara Swiss juga diminta memainkan pertandingan perempat final Liga Europa mereka musim lalu saat menjamu Valencia tanpa kehadiran penonton, setelah para penggemarnya menimbulkan masalah pada pertandingan di Salzburg.

Borussia Dortmund juga didakwa karena masalah gangguan penonton, termasuk menyalakan dan melemparkan kembang api, saat mereka menang 3-0 di kandang Anderlecht pada Rabu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X