Kompas.com - 11/09/2014, 11:57 WIB
Dari kiri ke kanan: CEO Nine Sport Arif Putra Wicaksono, Managing Director MNCTV Nana Putra, Kapten Pro Duta FC  Faizal Asmi, Pelath Ansyari Lubis, dan CEO Pro Duta Wahyu Wahab. Mereka memberikan keterangan pers soal tur Pro Dutu ke Jerman. Di sana, Pro Duta akan melakoni tiga laga persahabatan yang salah satunya melawan kontestan Bundesliga 1, Hamburg SV, pada 12 Agustus. Ferril DennysDari kiri ke kanan: CEO Nine Sport Arif Putra Wicaksono, Managing Director MNCTV Nana Putra, Kapten Pro Duta FC Faizal Asmi, Pelath Ansyari Lubis, dan CEO Pro Duta Wahyu Wahab. Mereka memberikan keterangan pers soal tur Pro Dutu ke Jerman. Di sana, Pro Duta akan melakoni tiga laga persahabatan yang salah satunya melawan kontestan Bundesliga 1, Hamburg SV, pada 12 Agustus.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono, mengklarifikasi dan meminta maaf kepada PSSI terkait dengan penyelenggaraan pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-19 di Spanyol pada 16-24 September 2014.  

Arif menjelaskan, belakangan ini banyak berita dan opini di media sosial yang menyatakan, ketidakjelasan pelatnas Garuda Jaya di Spanyol adalah salah dari PSSI karena tidak mempersiapkan lawan dan program dengan baik dan terencana.

"Hal tersebut tidak benar adanya," kata Arif dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (11/9/2014).   

Menurut Arif, faktanya, PSSI sudah lama merencanakan tur ke Spanyol untuk persiapan terbaik bagi timnas. Di era yang baru bagi persepakbolaan Indonesia ini, lanjut Arif, PSSI memiliki prinsip untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang independen dan lepas dari ketergantungan akan dana dari APBN.

"Oleh karena itu, dalam persiapan Timnas U-19 ini PSSI menunjuk Nine Sport untuk mengorganisir dan mencari sponsor," tutur Arif.

Ketidakjelasaan program Timnas U-19 ini terjadi karena Nine Sport tidak berhasil mendapatkan sponsor dengan tepat waktu untuk mendanai persiapan Timnas U-19 di Spanyol.

"Patut ditekankan bahwa pencarian sponsor adalah tanggung jawab Nine Sport selaku promotor yang ditunjuk oleh PSSI. Karena kami tidak berhasil meraih sponsor akhirnya kejelasan program menjadi berlarut-larut dan muncul asumsi negatif di media kepada PSSI. Atas terjadinya hal ini, kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada PSSI dan Timnas U-19 dan kami berharap agar masyarakat dan media dapat memahami kejadian yang sebenarnya," beber Arif.

"Kita semua sebagai pecinta sepak bola harusnya bangga bahwa PSSI sekarang tidak menggunakan dana APBN," lanjutnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.