Kompas.com - 27/08/2014, 18:55 WIB
Pemain sayap asal Argentina, Angel Di Maria, menyelesaikan transfernya dari Real Madrid ke Manchester United, pada 26 Agustus 2014. Manchester UnitedPemain sayap asal Argentina, Angel Di Maria, menyelesaikan transfernya dari Real Madrid ke Manchester United, pada 26 Agustus 2014.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorJosephus Primus
MADRID, KOMPAS.com - Gelandang anyar Manchester United (MU), Angel Di Maria, mengungkapkan salah satu alasannya meninggalkan Real Madrid karena kecewa dengan petinggi skuad Los Galacticos.

Di Maria telah membela Madrid sejak Juli 2010 dan sebenarnya masih memiliki kontrak hingga Juni 2018. Menurut pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, Madrid mempertimbangkan melepas Di Maria setelah Di Maria menolak tawaran kontrak baru dan mengajukan permintaan dijual.

"Siklusku di Real Madrid telah berakhir. Tidak mungkin menangkap beberapa pengalaman saya di sini hanya dalam beberapa baris kata, tetapi aku harap surat ini bisa menggambarkan perasaanku saat ini," kata Di Maria.

"Aku merasa bangga mengenakan seragam ini selama empat tahun dan aku tidak merasakan apa-apa, tetapi bangga dengan apa yang sudah aku lalui dan gapai bersama rekan-rekanku," imbuhnya.

"Sayangnya, aku harus pergi, tetapi aku ingin membuat jelas bahwa ini tidak pernah menjadi hasratku. Seperti semua orang yang bekerja, aku selalu ingin ada progres," katanya.

"Setelah memenangi La Decima, aku bermain di Piala Dunia dengan harapan mendapat isyarat dari petinggi (Madrid), di mana hal itu tidak pernah terjadi," tambahnya.

"Banyak hal dan banyak kebohongan yang diberitahu kepadaku. Seseorang mungkin tidak sepertiku. Satu-satunya hal yang aku tanyakan adalah sesuatu yang adil," ujarnya lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada banyak hal yang aku nilai dan banyak dari hal tersebut tidak ada hubungannya dengan gajiku. Aku berharap bisa menemukan hal itu di Manchester United, salah satu klub terbesar di dunia," tuturnya.

Di Maria juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekannya di Madrid dan berharap agar para fans bisa memahami keputusannya. Ia mengaku, telah berusaha maksimal di Santiago Bernabeu.

"Aku beruntung bisa bermain di tim dengan pemain-pemain fantastis, yang telah menjadi teman-teman terbaikku. Aku pikir itulah kunci kami bisa meraih La Decima," ujar Di Maria.

"Aku ingin meminta maaf atas kesalahan di dalam ataupun luar lapangan. Tidak pernah terpikirkan aku ingin menyakiti semua orang. Aku selalu berkeringat di setiap pertandingan dengan memakai seragam ini hingga laga terakhir," demikian Di Maria.



Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X