Kompas.com - 16/08/2014, 20:42 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

MANCHESTER, KOMPAS.com —
Manchester United (MU) secara mengejutkan takluk 1-2 dari Swansea City pada pertandingan pembuka Premier League 2014-15 di Stadion Old Trafford, Sabtu (16/8/2014). Kekalahan ini cukup mengecewakan bagi Louis van Gaal karena laga ini merupakan debutnya di Premier League.  

Van Gaal menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan ini. Manajer asal Belanda tersebut memasang duet Wayne Rooney dan Javier Hernandez di lini depan Setan Merah.

MU mampu mendominasi sepanjang pertandingan. Namun, serangan yang dibangun Wayne Rooney dan kawan-kawan kerap mentok. Lini belakang Swansea tampil disiplin memutus alur serangan lawan.

MU dipaksa menelan pil pahit karena kebobolan lebih dulu oleh gol yang diciptakan Ki Sung-yeung pada menit ke-28. Gol ini tercipta berkat usaha keras Gylfi Sigurdsson yang berhasil memberikan bola kepada Ki Sung-yeung di dalam kotak penalti lawan. Pemain asal Korea Selatan tersebut langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau kiper David De Gea.

MU berusaha memanfaatkan waktu yang ada untuk mencetak gol balasan. Wayne Rooney dan kawan-kawan kembali menguasai permainan. Tim tuan rumah lebih banyak mengandalkan serangan dari sektor sayap. Sesekali MU juga melepas tembakan dari luar kotak penalti.

Namun, Ashley Young dan Januzaj yang menjadi pemain sayap tak mampu melepaskan umpan terukur ke dalam kotak penalti lawan. Beberapa kali umpan-umpan mereka berhasil disapu lini belakang Swansea. Hasilnya, MU gagal mencetak gol balasan sampai turun minum.

MU baru bisa menyamakan kedudukan melalui gol indah Rooney pada menit ke-53. Awalnya, Phil Jones berhasil menyundul bola dari umpan sepak pojok Juan Mata. Namun, bola justru mengarah ke Rooney yang berdiri di belakang Jones. Dengan sigap, Rooney melepaskan tendangan salto yang membuat kiper Lukasz Fabianski terkecoh. 

Van Gaal memasukkan amunisi baru pada menit ke-67. Ia memainkan Marouane Fellaini untuk menggantikan Ander Herrera. 

Namun, Van Gaal harus kembali gigit jari karena timnya kembali kebobolan pada menit ke-72. Kali ini, Gylfi Sigurdsson yang mampu menaklukkan De Gea. 

Gol ini menjadi bukti lemahnya lini belakang MU. Sigurdsson dalam posisi tak terkawal berada di dalam kotak penalti lawan. Ia kemudian melepaskan tembakan keras dan gol.  

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.