Kompas.com - 30/07/2014, 11:02 WIB
EditorTjatur Wiharyo
PYRENESS, KOMPAS.com - Penyerang Barcelona Luis Suarez memulai program latihan individu di Pyrenees untuk meningkatkan level kebugaran, Selasa (29/7/2014).

Suarez melakukan program latihan individu setelah dilarang membela tim nasional Uruguay selama sembilan laga dan terlibat dalam semua kegiatan sepak bola oleh FIFA selama empat bulan, akibat tindakannya menggigit bek Italia Giorgio Chiellini, pada pertandingan Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, 24 Juni 2014. Sanksi itu berlaku sejak 26 Juni 2014.

Salah satu dampak dari sanksi itu adalah Suarez tak boleh berlatih bersama tim. Suarez berusaha mendapatkan keringanan dengan mengajukan banding ke Pengadilan Aribitrase Olahraga (CAS). Menurut pemberitaan di Spanyol, CAS akan membahas banding SUarez pada pekan kedua Agustus 2014.

Sementara menunggu keputusan CAS, Suarez ingin memastikan dirinya siap bermain, kapan pun dibutuhkan tim. Ia berlatih di Pyrenees karena cuaca di tempat itu tidak sepanas dan selembab Barcelona, sehingga ia bisa bekerja lebih keras. Mengingat Pyrenees merupakan dataran tinggi, Suarez juga akan mendapatkan manfaat lebih dengan berlatih di situ.

Suarez berlatih di Pyrenees di bawah bimbingan pelatih personal yang disewanya sendiri, tanpa dukungan Barcelona, karena menurut peraturan FIFA, ia tak boleh berlatih di bawah asuhan pelatih yang berkaitan dengan klub dan tim nasional.

Menurut Daily Mail, Suarez disarankan tim penasihat hukumnya untuk berlatih di tempat yang tidak mengundang perhatian. Ini menjadi salah satu alasan Suarez memilih Pyrenees. Meski begitu, sebagai pesepak bola terkenal, Suarez tak bisa sepenuhnya menghindari dari publik dan media.

Daily Mail Penyerang Barcelona, Luis Suarez, dikejar-kejar penggemarnya, ketika berlatih di Pyrenees, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (29/7/2014).
Daily Mail Penyerang Barcelona, Luis Suarez, membubuhkan tanda tangan di atas replika kostum Lionel Messi, milik seorang penggemar, ketika menjalani program latihan individu di Pyrennes, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (29/7/2014).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.