Kompas.com - 30/07/2014, 08:21 WIB
Pelatih Argentina, Alejandro Sabella. AFP PHOTO / JUAN MABROMATAPelatih Argentina, Alejandro Sabella.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Alejandro Sabella tak lagi melatih Tim Nasional Argentina usai mengumumkan pengunduran dirinya, kemarin. Prestasi pria yang akrab disapa Alex tersebut adalah membawa Tim Tango ke final Piala Dunia sejak 24 tahun silam, tulis AP  pada Rabu (30/7/2014).

Alejandro, mantan penggawa Timnas Argentina pada 1983-1984 itu mengatakan sudah berbicara dengan Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina Julio Grondona ihwal pengunduran dirinya.

Sejak menukangi Albiceleste pada 2011, Alejandro Sabella sudah 41 kali memimpin timnya berlaga internasional. Dari jumlah itu, Argentina membukukan 26 kali kemenangan, 10 kali seri, dan 5 kali kalah.

Di final Piala Dunia 2014, Argentina kalah 0-1 dari Jerman. Pertandingan bersejarah itu dihelat di Stadion Maracana, Rio de Janeiro.

Catatan menunjukkan ada tiga nama yang digadang-gadang menjadi pengganti Alejandro Sabella. Pertama adalah manajer Timnas Kolombia Jose Pakerman. Jose Pakerman pernah melatih Argentina pada Piala Dunia 2006.

Berikutnya adalah Gerardo Martino, mantan pelatih Barcelona. Terakhir, mantan pelatih Boca Juniors Angel Russo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Liga Lain
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Liga Lain
Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Sports
Skuad Manchester United 2020-2021

Skuad Manchester United 2020-2021

Sports
Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Liga Champions
Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Liga Indonesia
Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Sports
Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Liga Lain
Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Liga Indonesia
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Sports
Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Liga Indonesia
Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X