Kompas.com - 24/07/2014, 10:00 WIB
Pemain Jerman Sami Khedira berhasil mengontrol bola dari pemain Brasil Luiz Gustavo dalam laga semifinal Piala Dunia 2014 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, 8 Juli 2014. Brasil harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor akhir 7-1. AFP PHOTO / PEDRO UGARTEPemain Jerman Sami Khedira berhasil mengontrol bola dari pemain Brasil Luiz Gustavo dalam laga semifinal Piala Dunia 2014 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, 8 Juli 2014. Brasil harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor akhir 7-1.
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com - Striker Arsenal, Lukas Podolski, mendorong rekannya di tim nasional Jerman, Sami Khedira, untuk bergabung dengannya di Emirates Stadium. Pasalnya, mereka bisa bereuni di London karena di skuad The Gunners sudah ada sejumlah pemain Jerman.

Bukan rahasia lagi bahwa Khedira akan hengkang dari Santiago Bernabeu. Menurut Goal, gelandang Real Madrid tersebut menjadi incaran dua klub elite Premier League, Chelsea dan Arsenal.

Podolski, yang bersama Khedira ikut membantu Jerman meraih gelar juara dunia di Brasil pada 13 Juli lalu, berharap rekannya tersebut mau pindah ke Arsenal. Mantan penyerang Bayern Muenchen ini pun menegaskan bahwa dirinya tak perlu mendesak Khedira, karena pemain berusia 27 tahun itu tahu jika bergabung dengan skuad besutan Arsene Wenger akan lebih menyenangkan.

"Saya tak harus mencoba meyakinkan Khedira untuk bergabung dengan Arsenal," ujar Podolski kepada Sport Bild. "Sami tahu bagaimana menyenangkan karena dia bisa bergabung dengan saya, Mesut Oezil dan Per Mertesacker di Arsenal. Kami memiliki waktu bersama yang hebat di Piala Dunia dan saya akan sangat senang jika dia datang ke London."

Sebenarnya, perpindahan Khedira tak dipersulit. Yang menjadi masalah adalah permintaan gaji 250.000 euro (sekitar Rp 3,867 miliar) per minggu, yang membuat Arsenal kesulitan memenuhinya.

Khedira tampil sangat impresif di putaran final Piala Dunia 2014, meskipun menjelang akhir musim lalu dia tak pernah bermain akibat cedera. Khedira bermain dalam lima laga untuk membawa Der Panzer melangkah ke final melawan Argentina. Sayang, di partai puncak yang berakhir dengan skor 1-0 untuk Jerman, Khedira justru absen akibat cedera.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Internasional
Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Liga Indonesia
Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Sports
Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Internasional
Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Sports
Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Badminton
Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Sports
Profil Aleksei Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Profil Aleksei Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Internasional
'Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou...'

"Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou..."

Liga Spanyol
Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Internasional
Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Internasional
Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Sports
Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X