Kompas.com - 23/07/2014, 19:40 WIB
Penulis Ary Wibowo
|
EditorTjatur Wiharyo
BARCELONA, KOMPAS.com - Striker Sevilla, Iago Aspas, menilai sanksi FIFA terhadap bomber Barcelona, Luis Suarez, sangat berat. Menurutnya, FIFA telah memperlakukan Suarez seperti seorang pembunuh.

FIFA menjatuhkan sanksi kepada Suarez berupa larangan tampil dalam sembilan pertandingan internasional, larangan terlibat dalam semua kegiatan sepak bola selama empat bulan, larangan masuk stadion mana pun selama empat bulan, dan denda sebesar 100.000 franc Swiss (Rp 1,4 miliar).

Bahkan, Barcelona pun tidak diizinkan mengenalkan Suarez kepada publik Camp Nou. Suarez menerima sanksi itu karena tindakannya menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, pada pertandingan Grup D Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, Selasa (24/6/2014).

"Mereka memperlakukan Suarez seperti seorang pembunuh, tidak seperti seorang pesepak bola," ujar Aspas.

"Aku bisa memahami sanksi larangan tampil dalam sembilan pertandingan internasional karena insiden itu. Tetapi, sanksi lainnya, di mana salah satunya adalah tidak memperbolehkan Barcelona memperkenalkannya kepada media dan fans, itu terlalu berlebihan menurutku," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.