Kompas.com - 20/07/2014, 15:05 WIB
Penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer (kiri) dan penyerang sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi (kanan), memegang trofi mereka yang diserahkan setelah laga final Piala Dunia 2014 di Maracana Stadium di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (13/7/2014). Jerman menjadi juara setelah menang 1-0 atas Argentina. Neuer jadi kiper terbaik turnamen ini sehingga mendapat trofi 'Golden Glove' dan Messi pemain terbaik sehingga meraih 'Golden Ball'. AFP/JUAN MABROMATAPenjaga gawang Jerman, Manuel Neuer (kiri) dan penyerang sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi (kanan), memegang trofi mereka yang diserahkan setelah laga final Piala Dunia 2014 di Maracana Stadium di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (13/7/2014). Jerman menjadi juara setelah menang 1-0 atas Argentina. Neuer jadi kiper terbaik turnamen ini sehingga mendapat trofi 'Golden Glove' dan Messi pemain terbaik sehingga meraih 'Golden Ball'.
|
EditorTjatur Wiharyo
BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Penyerang Barcelona, Lionel Messi, menilai pencapaian tim nasional Argentina menjadi runner-up Piala Dunia 2014 Brasil telah memulihkan harapan publik negeri itu terhadap Albiceleste. Ia pun berkomitmen akan selalu memberikan yang terbaik kepada tim nasional Argentina.

"Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda atas dukungan yang kami terima sejak Piala Dunia berakhir. Sangat menyenangkan melihat seluruh negeri kembali menunjukkan kegembiraan terhadap tim nasional," ujar Messi, melalui akun Facebook-nya.

"Sekarang, kita memiliki tantangan yang baru dan bagus untuk masa mendatang, yang akan kami hadapi dengan komitmen yang sama. Terima kasih semuanya. Pelukan untuk kalian semua," lanjutnya.

Argentina menjadi runner-up setelah kalah 0-1 dari Jerman, pada laga final, di Estadio do Maracana, Rio De Janeiro, 13 Juli 2014. Gol dicetak Mario Goetze pada menit ke-113.

Setelah laga, Messi meraih penghargaan bola emas atas prestasinya mencetak empat gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan di ajang itu. Namun, selama seremoni pemberian trofi dan penghargaan, Messi menunjukkan kekecewaan. Ia menerima jabat tangan dari tokoh-tokoh FIFA dan pemerintah Brasil tanpa senyum.

Belakangan, Messi mengungkapkan ia merasa sangat sedih karena kekalahan dari Jerman itu. Namun, ia menyatakan tetap bangga karena telah ikut membawa Argentina ke level terhormat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

Liga Indonesia
Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.