Kompas.com - 10/07/2014, 14:30 WIB
Penyerang Brasil, Neymar, dibawa ke rumah sakit setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Kamis (4/7/2014). FABRIZIO BENSCH / AFPPenyerang Brasil, Neymar, dibawa ke rumah sakit setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Kamis (4/7/2014).
|
EditorJosephus Primus
RIO DE JANEIRO, Kompas.com - Faktor cedera Neymar Jr benar-benar menghancurkan mental skuad Brasil, sebelum melakoni laga semifinal melawan Jerman. Bahkan, staf kepelatihan Brasil sampai harus mendatangkan psikiater buat mendongkrak mental bertanding tim

Skuad asuhan Luiz Felipe Scolari sangat terganggu dengan kondisi cedera Neymar sebagai bintang terbesar Selecao di Piala Dunia 2014. Selain Neymar, Brasil juga kehilangan kapten sekaligus bek andalan Thiago Silva yang menjalani hukuman larangan bertanding.

Situasi ini memperburuk fighting spirit hampir semua pemain. Thiago Silva menjelaskan, psikiater Regina Brandao didatangkan untuk membentuk kembali mental pemain yang terlanjur hancur, sebelum melawan Jerman. Brandao dikenal juga sebagai psikiater klub Premier League, Chelsea.

"Kami berbicara tentang banyak hal, termasuk soal Neymar. Brandao menekankan semua pemain harus merasa nyaman tanpa adanya Neymar. Sekarang 22 pemain harus bangkit buat meraih kemenangan," jelas Thiago Silva seperti dilansir Mirror, Kamis (10/7/2014).

Kebanyakan pemain membayangkan betapa sulitnya melawan Jerman tanpa diperkuat Neymar. Pemain nomor 10 itu sudah dianggap jimat tim, yang selalu membawa keberuntungan. Mental pemain Brasil tidak siap dengan situasi ini.

Bertahan
Luiz Felipe Scolari juga memutar otak sebelum melawan Jerman, dan akhirnya memiliih bermain lebih bertahan dengan  tiga gelandang Luiz Gustavo, Paulinho, dan Fernandinho.

"Jika saya bermain dengan tiga gelandang bertahan, itu salah satu pilihan saya. Lini tengah akan punya lebih banyak kebebasan, dan diharapkan bisa merusak lini tengah Jerman. Mereka adalah pilihan saya," jelas Scolari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, deretan gelandang Tim Samba malah didikte oleh barisan tengah Tim Panser. Lima gol yang tercipta di babak pertama menjadi bukti lini tengah dan belakang Brasil tak sanggup menahan gempuran Jerman.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Jalan Cepat dengan Lari

Perbedaan Jalan Cepat dengan Lari

Sports
Guardiola Bahas Trio Maut PSG, Minta Man City Siap Sakit dan Menderita

Guardiola Bahas Trio Maut PSG, Minta Man City Siap Sakit dan Menderita

Liga Champions
Dari Ekshibisi Esports PON XX Papua, Bukan Olahraga 'Kaleng-kaleng'

Dari Ekshibisi Esports PON XX Papua, Bukan Olahraga "Kaleng-kaleng"

Sports
Telan Kekalahan di Piala Sudirman, Ester Petik Pengalaman Berharga

Telan Kekalahan di Piala Sudirman, Ester Petik Pengalaman Berharga

Badminton
AC Milan Vs Atletico, Luis Suarez dan Bayang-bayang “Kutukan” 6 Tahun

AC Milan Vs Atletico, Luis Suarez dan Bayang-bayang “Kutukan” 6 Tahun

Liga Champions
Kata Greysia/Apriyani dan Rinov/Pitha Usai Bawa Indonesia 'Comeback' atas Kanada

Kata Greysia/Apriyani dan Rinov/Pitha Usai Bawa Indonesia "Comeback" atas Kanada

Badminton
Persija Vs Persita, Tekad Macan Manfaatkan Momentum Kemenangan

Persija Vs Persita, Tekad Macan Manfaatkan Momentum Kemenangan

Liga Indonesia
Pelatih Persib Minta Elemen Tim Bersatu untuk Keluar Masa Sulit

Pelatih Persib Minta Elemen Tim Bersatu untuk Keluar Masa Sulit

Liga Indonesia
PSG Vs Man City: Koneksi Retak Neymar-Mbappe, Messi Tak Digaransi

PSG Vs Man City: Koneksi Retak Neymar-Mbappe, Messi Tak Digaransi

Liga Champions
Klasemen Piala Sudirman 2021, Indonesia dan Denmark ke Perempat Final

Klasemen Piala Sudirman 2021, Indonesia dan Denmark ke Perempat Final

Badminton
Persib Hattrick Seri di Liga 1, Supardi Yakin Badai Segera Berlalu

Persib Hattrick Seri di Liga 1, Supardi Yakin Badai Segera Berlalu

Liga Indonesia
Hasil Indonesia di Piala Sudirman 2021, Kerja Keras pada Laga Kedua

Hasil Indonesia di Piala Sudirman 2021, Kerja Keras pada Laga Kedua

Sports
Jadwal Liga Champions Malam Ini: AC Milan Vs Atletico, PSG Tantang Man City

Jadwal Liga Champions Malam Ini: AC Milan Vs Atletico, PSG Tantang Man City

Liga Champions
Jadwal Piala Sudirman - Indonesia Vs Denmark, Berebut Puncak Klasemen

Jadwal Piala Sudirman - Indonesia Vs Denmark, Berebut Puncak Klasemen

Badminton
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Borneo Vs Bali United, Persija Vs Persita

Jadwal Liga 1 Hari Ini, Borneo Vs Bali United, Persija Vs Persita

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.