Kompas.com - 08/07/2014, 22:03 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, merasa yakin Brasil bisa mengalahkan Jerman dalam laga semifinal Piala Dunia 2014, Selasa (8/7/2014) waktu setempat atau Rabu (9/7) dini hari WIB. Menurut Maradona, Brasil bisa mengambil pengalaman Argentina yang meskipun kehilangan beberapa pemain kunci mampu menembus final Piala Dunia 1990.

Brasil dilanda kekhawatiran jelang pertandingan krusial ini. Bagaimana tidak, Selecao kehilangan dua pemain penting, yakni kapten Thiago Silva yang terkena akumulasi kartu kuning serta bintang muda, Neymar, yang harus absen di sisa laga Piala Dunia karena cedera retak tulang punggung.

Apa yang dialami Brasil saat ini mengingatkan Maradona akan kondisi timnya saat tampil di Piala Dunia 1990 di Italia. Albiceleste melangkah ke final untuk bertemu Jerman, tetapi tak diperkuat beberapa pilar penting sehingga mereka akhirnya menyerah 0-1.

"Claudio Caniggia dan Ricardo Giusti mendapat hukuman. Kami kehilangan empat pemain utama karena kartu dan cedera," ujar Maradona dalam kolomnya untuk Times of India.

"Meskipun demikian, kami bertarung seperti 'macan' ketika wasit asal Meksiko Edgardo Codesal mengusir Pedro Monzon pada menit ke-65 setelah aksi diving dari Juergen Klinsmann."

"Kami mengakhiri pertandingan dengan sembilan orang ketika Gustavo Dezotti diusir. Jerman menang melalui gol penalti yang seharusnya tidak ada. Meskipun kalah, kami melawan semampu kami."

"Anda harus memberikan segalanya ketika berada dalam situasi ini. Brasil tentu saja bisa membuka lembaran buku kami dan melihat mereka siap mati di lapangan di Belo Horizonte."

Pertemuan Brasil dan Jerman ini menjadi ulangan final Piala Dunia 2002. Waktu itu, Jerman pun harus bermain tanpa bintangnya, Michael Ballack, dan Der Panzer akhirnya menyerah 0-2 oleh gol Ronaldo, yang saat ini tercatat sebagai top scorer sepanjang masa Piala Dunia (bersama striker Jerman, Miroslav Klose).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Goal


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

Sports
Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Sports
Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Sports
Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Liga Indonesia
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.