Kompas.com - 08/07/2014, 16:54 WIB
Penyerang Brasil, Neymar, terkapar setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (4/7/2014). Menurut dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar, Neymar mengalami cedera retak pada tulang belakang sehingga tak bisa diharapkan tampil di Piala Dunia. FABRIZIO BENSCH / POOL / AFPPenyerang Brasil, Neymar, terkapar setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (4/7/2014). Menurut dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar, Neymar mengalami cedera retak pada tulang belakang sehingga tak bisa diharapkan tampil di Piala Dunia.
|
EditorReza Wahyudi
MILAN, KOMPAS.com — Mantan bek Italia, Alessandro Nesta, juga menyuarakan duka mendalam atas cedera yang dialami bintang Brasil, Neymar. Nesta pernah berada dalam situasi yang sama, dan tahu apa yang dialami Neymar.

Pemilik 78 pertandingan bersama timnas Italia itu tercatat masuk dalam skuad Italia pada Piala Dunia 2006. Akan tetapi, Nesta mengalami cedera saat Azzurri bersua Ceko karena mengalami cedera, dan hal ini memaksanya hanya menjadi penonton hingga timnya memasuki laga final dan kemudian menang melawan Perancis.
 
"Itu sangat menyakitkan. Saya melewati perjalanan panjang menuju Piala Dunia sejak babak kualifikasi, tetapi harus absen pada Piala Dunia sesungguhnya. Tidak ada yang akan mengingat bagaimana bagusnya pemain dalam kualifikasi. Publik hanya melihatnya pada putaran final Piala Dunia," ujar Nesta seperti dilansir Goal, Selasa (8/7/2014).

Situasi Nesta tidak jauh berbeda dengan Neymar, yang mengalami cedera retak tulang punggung hingga tidak bisa lagi tampil dalam sisa pertandingan Brasil. Padahal, tim Samba sedang melewati fase genting, bersua Jerman pada semifinal, danbila menangmaka akan bertemu Belanda atau Argentina pada final.

Neymar harus terkapar setelah punggungnya terkena lutut bek Kolombia, Juan Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, 4 Juli 2014 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perjuangan Kevin Cordon: Dari Aula Gereja ke Semifinal Olimpiade

Kisah Perjuangan Kevin Cordon: Dari Aula Gereja ke Semifinal Olimpiade

Badminton
Daftar 4 Besar dan Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Daftar 4 Besar dan Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Internasional
Hasil AC Monza vs Juventus, Bianconeri Juara Trofeo Berlusconi

Hasil AC Monza vs Juventus, Bianconeri Juara Trofeo Berlusconi

Liga Italia
Persib Berharap Segera Mendapat Izin Menggelar Latihan Tim

Persib Berharap Segera Mendapat Izin Menggelar Latihan Tim

Liga Indonesia
Link Live Streaming Olimpiade Tokyo, Misi Anthony Ginting ke Final

Link Live Streaming Olimpiade Tokyo, Misi Anthony Ginting ke Final

Badminton
Gagal Total di Olimpiade Tokyo 2020, Djokovic Terpukul dan Minta Maaf

Gagal Total di Olimpiade Tokyo 2020, Djokovic Terpukul dan Minta Maaf

Sports
Hak Terpenuhi, Para Pemain Persebaya Tetap Latihan di Tengah Libur Kompetisi

Hak Terpenuhi, Para Pemain Persebaya Tetap Latihan di Tengah Libur Kompetisi

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kokoh di Puncak, Indonesia Pastikan Tambah Medali

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kokoh di Puncak, Indonesia Pastikan Tambah Medali

Sports
Legenda Indonesia Soroti Mental Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Legenda Indonesia Soroti Mental Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Rexy Mainaky: Ahsan/Hendra Unggul Pengalaman di Olimpiade, tetapi...

Rexy Mainaky: Ahsan/Hendra Unggul Pengalaman di Olimpiade, tetapi...

Badminton
Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo, Keunggulan Chen Long yang Wajib Diwaspadai Ginting

Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo, Keunggulan Chen Long yang Wajib Diwaspadai Ginting

Badminton
Hasil Pramusim: AC Milan Imbang, Napoli Libas FC Bayern

Hasil Pramusim: AC Milan Imbang, Napoli Libas FC Bayern

Liga Italia
Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Memburu Tiket Final

Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Memburu Tiket Final

Badminton
Hasil Pramusim Barcelona: Sikat Stuttgart, Memphis Depay Bintang Utama

Hasil Pramusim Barcelona: Sikat Stuttgart, Memphis Depay Bintang Utama

Liga Spanyol
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Teratas, Indonesia Posisi ke-53

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Teratas, Indonesia Posisi ke-53

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X