Kompas.com - 06/07/2014, 07:00 WIB
Penyerang Brasil, Neymar, dibawa ke rumah sakit setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Kamis (4/7/2014). FABRIZIO BENSCH / AFPPenyerang Brasil, Neymar, dibawa ke rumah sakit setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Kamis (4/7/2014).
Penulis Ary Wibowo
|
EditorJosephus Primus
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Bek tim nasional Brasil, David Luiz, mengatakan bahwa timnya bakal berusaha keras menjadi kampiun Piala Dunia 2014 untuk Neymar yang bakal absen hingga turnamen itu berakhir karena mengalami cedera.

Neymar mengalami cedera punggung setelah dilanggar bek Kolombia, Juan Zuniga, saat kedua tim bertemu pada pertandingan perempat final  Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (4/7/2014).
 
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-84. Saat itu, Zuniga melompat untuk memenangi perebutan bola dengan Neymar. Namun, lutut kanan Zuniga mengenai punggung bagian bawah Neymar.

Dokter tim, Rodrigo Lasma, menjelaskan bahwa Neymar mengalami cedera retak pada tulang belakang sehingga pemain Barcelona tersebut tak bisa lagi tampil di Piala Dunia.

"Kami telah membuat kesepakatan untuk mendukung dia, untuk selalu berada di sampingnya dan juga menunjukkan kekuatan tim. Kami sangat khawatir. Kami akan berdoa untuknya karena Neymar seharusnya berada di lapangan," kata Luiz.

"Aku tidak bisa berkata apa-apa. Neymar adalah pemuda yang banyak berjuang dan dia memimpikan untuk bermain di Piala Dunia. Dia adalah pemuda yang hanya berinvestasi hal-hal bagus dalam sepak bola, yaitu kegembiraan dan keajaiban," ucapnya.

"Dan sekarang, dia akan absen pada semifinal karena kesalahan bek yang seharusnya bisa dihindari. Brasil bakal sangat kehilangan. Tetapi, Neymar bakal tetap membantu kami dengan semangat. Dia masih muda dan dia tentu bakal berkembang karena momen seperti ini," ujarnya.

"Kami akan mencoba memenangi turnamen ini untuk masyarakat dan Brasil. Tentu sekarang dia (Neymar) absen dan semua orang bersedih karena dan akan sangat hebat jika kami berhasil memenanginya sekarang dan merayakan bersama dia," tutur Luiz.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komite Disiplin FIFA menyatakan bakal menyelidiki insiden tekel Zuniga terhadap Neymar. Ketika ditanya apakah dirinya geram dengan perbuatan Zuniga itu, Luiz mengatakan, "Marah? Tidak, aku tidak melihat tekel itu dan setelah laga aku juga tidak melihat videonya."

"Tetapi, aku tidak pernah menyalahkan orang karena dalam kehidupan anda melakukan banyak hal dan terkadang Anda emosional saat itu dan tidak berpikir sebelumnya. Jadi, aku akan hanya akan mengatakan jika dia melakukannya agar Neymar cedera, maka menurutku sekarang dia akan bersedih. Tetapi, jika dia hanya ingin menghentikan langkah Neymar, itu adalah hal biasa. Itulah sepak bola," tambah Luiz.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ITV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Sambut Kebijakan Peparnas XVI

Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Sambut Kebijakan Peparnas XVI

Sports
Timnas U-23 Indonesia Vs Tajikistan, 5 Bomber Shin Tae-yong Lengkap

Timnas U-23 Indonesia Vs Tajikistan, 5 Bomber Shin Tae-yong Lengkap

Liga Indonesia
Cerita Lazio Terkendala Beleid Pemerintah Italia

Cerita Lazio Terkendala Beleid Pemerintah Italia

Liga Italia
Usai PON XX, Papua Gelar Peparnas XVI

Usai PON XX, Papua Gelar Peparnas XVI

Sports
Ronaldo Bukan Pengkhianat, Takkan Pindah ke Man City atau Barcelona

Ronaldo Bukan Pengkhianat, Takkan Pindah ke Man City atau Barcelona

Liga Inggris
Fakta Gemilang Wakil Indonesia di Piala Thomas dan Uber: Shesar Sempurna, Putri KW...

Fakta Gemilang Wakil Indonesia di Piala Thomas dan Uber: Shesar Sempurna, Putri KW...

Badminton
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Badminton
Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Sports
Pukulan 'Aneh' Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Pukulan "Aneh" Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Badminton
Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Liga Italia
'Happy Ending' di Aarhus dan Gongjin!

"Happy Ending" di Aarhus dan Gongjin!

Badminton
Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Sports
Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Badminton
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.