Kompas.com - 05/07/2014, 01:36 WIB
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Jerman membuat sejarah baru di ajang Piala Dunia setelah mengalahkan Perancis 1-0 di Stadion Maracano, Rio de Janeiro, Jumat (4/7/2014), lewat gol Mats Hummels. Der Panzer menjadi negara pertama yang sukses menembus babak semifinal Piala Dunia empat kali berturut-turut.

Sebelum Jerman membukukan torehan terbaru ini, hanya Der Panzer dan Brasil yang sukses mencetak hat-trick ke semifinal. Ketika masih bernama Jerman Barat, juara dunia tiga kali ini pernah mencapai semifinal pada Piala Dunia 1966, 1970, dan 1974 (kemudian menjadi juara). Delapan tahun berselang, mereka kembali menembus semifinal Piala Dunia 1982, 1986, dan 1990 (menjadi juara).

Sementara itu, Brasil, yang sudah lima kali menjadi juara dunia, juga pernah tiga kali berturut-turut menembus semifinal pada Piala Dunia 1970 (menjadi juara), 1974, dan 1978. Setelah itu, Selecao mengulangi prestasi serupa pada Piala Dunia 1994 (menjadi juara), 1998, dan 2002 (juara).

Di tahun ketika Brasil menjadi juara (2002), Jerman kembali merintis perjalanan menuju semifinal. Der Panzer mempertahankan prestasi itu dengan kembali menembus babak empat besar pada 2006, 2010, dan kini Jerman untuk keempat kalinya merasakan atmosfer semifinal Piala Dunia.

Mampukah Jerman menyempurnakan rekor baru ini dengan gelar juara? Kita harus lebih dulu menunggu aksi tim besutan Joachim Loew ini di semifinal ketika bertemu Brasil atau Kolombia, sebelum merajut mimpi meraih gelar keempat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.