Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sang Legenda Pun Tak Yakin Brasil Bisa Kalahkan Kolombia

Kompas.com - 04/07/2014, 19:44 WIB
Azwar Ferdian

Penulis

Sumber GOAL
RIO DE JANEIRO, Kompas.com - Legenda Brasil, Ronaldo, menyuarakan kecemasannya melihat perkembangan Timnas Brasil, jelang laga melawan Kolombia di perempat final Piala Dunia 2014, di Fortaleza. Selecao perlu mengalahkan Kolombia untuk melangkah ke semifinal dan menjaga harapan memenangi gelar Piala Dunia yang keenam.

Kolombia adalah satu dari hanya tiga tim yang bisa menang dalam waktu normal di babak 16 besar. Sementara Brasil, membutuhkan perpanjangan waku  dan adu penalti untuk mengalahkan Cile.

Ronaldo berharap, Brasil bisa mengalahkan Kolombia di Fortaleza, dengan cara bermain apapun yang akan diterapkan pelatih Luiz Felipe Scolari nantinya.

"Brasil harus berjuang keras seperti melawan Cile. Sedangkan Kolombia bermain sangat baik dan mereka telah menemukan bakat baru dalam diri James Rodriguez. Dia adalah striker muda yang istimewa," kata Ronaldo seperti dibertakan Gazetta dello Sport, Jumat (4/72014).

Salah satu pemain yang telah membuat perbedaan bagi Selecao sejauh ini di Piala Dunia adalah  Neymar. Striker milik Barcelona ini  telah mencetak empat gol, tertinggal satu gol di belakang James. Ronaldo juga memuji penampilan Neymar yang dianggap bisa memberikan perbedaan.

"Penampilan sangat positif, Neymar memiliki karakter untuk menjadi juara, bukan hanya kemampuan teknis yang memang sudah kita ketahui. Malam ini, seluruh dunia akan menonton pertandingan, yang menentukan langkah Brasil," tutup mantan striker Inter Milan ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal Timnas Indonesia Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, 18 Tim dan Sistem Pertandingan

Jadwal Timnas Indonesia Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, 18 Tim dan Sistem Pertandingan

Timnas Indonesia
Jelang Inggris vs Serbia: John Stones Diragukan Tampil karena Sakit

Jelang Inggris vs Serbia: John Stones Diragukan Tampil karena Sakit

Internasional
Rakernas PB PBI Hasilkan Perubahan AD/ART, Perlu Regenerasi Atlet Boling

Rakernas PB PBI Hasilkan Perubahan AD/ART, Perlu Regenerasi Atlet Boling

Olahraga
Persija Bebas dari Sanksi FIFA

Persija Bebas dari Sanksi FIFA

Liga Indonesia
Saran Penting Indra Sjafri untuk Pemain Timnas U20 Indonesia

Saran Penting Indra Sjafri untuk Pemain Timnas U20 Indonesia

Timnas Indonesia
Guendogan: Kesempatan Sekali Seumur Hidup, Bela Panzer di Negara Sendiri

Guendogan: Kesempatan Sekali Seumur Hidup, Bela Panzer di Negara Sendiri

Internasional
Stefano Beltrame: Bawa Persib Juara Lebih Berkesan daripada Scudetto di Juventus

Stefano Beltrame: Bawa Persib Juara Lebih Berkesan daripada Scudetto di Juventus

Liga Indonesia
Euro 2024: Mbappe Siap Bawa Perancis Ukir Sejarah, Harap Bertemu Jerman di Final

Euro 2024: Mbappe Siap Bawa Perancis Ukir Sejarah, Harap Bertemu Jerman di Final

Internasional
Mimpi Buruk Gelandang Belanda Setelah Gagal Tampil di Euro 2024

Mimpi Buruk Gelandang Belanda Setelah Gagal Tampil di Euro 2024

Internasional
Malut United Resmikan Kedatangan Adriano Castanheira

Malut United Resmikan Kedatangan Adriano Castanheira

Liga Indonesia
Legenda Lakers Jerry West Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Legenda Lakers Jerry West Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Internasional
Jadwal Euro 2024, Jerman Vs Skotlandia Jadi Pembuka

Jadwal Euro 2024, Jerman Vs Skotlandia Jadi Pembuka

Internasional
Euro 2024, Emre Can Masuk ke Timnas Jerman Usai Pavlovic Radang Amandel

Euro 2024, Emre Can Masuk ke Timnas Jerman Usai Pavlovic Radang Amandel

Internasional
Frank Wormuth Tak Melihat Jerman sebagai Favorit di Piala Eropa 2024

Frank Wormuth Tak Melihat Jerman sebagai Favorit di Piala Eropa 2024

Internasional
Thomas Doll Berpisah dengan Persija, Ikatan Keluarga Jadi Alasan

Thomas Doll Berpisah dengan Persija, Ikatan Keluarga Jadi Alasan

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com