Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/07/2014, 22:35 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, menilai tim nasionalnya terlalu bergantung kepada Lionel Messi pada Piala Dunia. Menurut dia, Argentina harus meningkatkan kolektivitas jika ingin menang atas Belgia pada perempat final di Estadio Nacional, Brasilia, 5 Juli 2014.

"Kami bahkan belum mulai. Mereka harus mencamkan bahwa tim ini tak boleh menjadi 'Tim Messi'. Mungkin, ia (Messi) bisa mencetak gol hebat, tetapi jika tim ini tak berkembang untuk membantu anak ini, kita boleh menyalahkannya seolah-olah ia bertanggung jawab akan kegagalan Argentina," ujar Maradona, yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia pada 1986.

Argentina telah melakoni empat pertandingan selama Piala Dunia ini, yaitu tiga laga fase grup dan satu laga 16 besar, dengan rekor selalu menang dan memasukkan-kemasukan 7-3 gol. Sebanyak empat dari tujuh gol itu dicetak Messi.

Messi juga mencetak satu assist untuk gol Angel Di Maria, yang menentukan kemenangan Argentina 1-0 atas Swiss, pada laga 16 besar, di Arena Corinthians, Sao Paulo, 1 Juli 2014. Maradona mengaku kecewa dengan performa Argentina pada laga itu.

"Secara individu dan kolektivitas, Argentina lebih baik. Swiss membuat jam bagus, tetapi mereka hanya memiliki sedikit pesepak bola bagus. Anak ini (Messi) sendirian. Tim ini tak mengubah irama dan pergerakan para penyerangnya," ulas Maradona.

"Saya merasakan sesuatu yang sangat kuat dalam tim ini, seperti kekecewaan, kemarahan, dan rasa frustrasi karena Argentina bisa bermain jauh lebih baik. Pelatih (Alejandro Sabella) harus mengubah keadaan ini," lanjutnya.

Mengenai laga perempat final antara Argentina dan Belgia, Maradona mengatakan, "Argentina dalam masalah."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Sky Sports
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+