Kompas.com - 02/07/2014, 19:05 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE
SAO PAULO, KOMPAS.com - Legenda Argentina, Diego Maradona, mengritik gaya permainan La Albiceleste saat mengalahkan Swiss 1-0 pada perdelapan final Piala Dunia 2014 di Sao Paulo, Selasa (1/7/2014).

Kemenangan tim Tango diraih berkat gol tunggal Angel Di Maria pada menit ke-118. Gol Di Maria tersebut tidak lepas dari peran penting Lionel Messi.  

Seusai menerima bola dari Rodrigo Palacio, Messi menggiring si kulit bulat ke dekat kotak penalti lawan. Messi tidak egois dengan melepaskan tembakan.

Pemain Barcelona tersebut lebih memilih memberikan bola kepada Di Maria yang berdiri bebas di kotak penalti. Di Maria langsung melepaskan tendangan mendatar dengan kaki kiri yang membuat bola meluncur ke pojok bawah gawang Swiss.

Selama 120 menit, tim Tango menguasai permainan sekitar 61 persen dengan melepaskan 29 tembakan. Sementara Swiss melepaskan total 14 tembakan.

"Tim ini tidak melakukan perubahan kecepatan. Tidak ada pergerakkan di lini depan. Saya merasa kepahitan, kegusaran, dan kemarahan. Argentina harus bermain lebih baik sebagai sebuah tim," kata Maradona kepada De Zurda.

Maradona mengharapkan Messi dan kawan-kawan tampil lebih baik saat melawan Belgia pada perempat final di Estadio Nacional, Brasilia, Sabtu (5/7/2014).

"Messi terlihat sangat kesepian. Lini tengah Argentina tidak kuat dan tidak mengambil inisiatif. Jika Messi tidak menyerang maka kami akan gagal pada babak selanjutnya yang akan menjadi penyebab bencana Argentina," tutur Maradona.

"Tim ini baru mengeluarkan 40 persen dari potensinya. Ada pemain yang belum bermain di Piala Dunai. Jika Argentina tidak bangkit, kami dalam masalah," sambungnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Bahagia dan Tertawa Amerika Menang atas Iran

Joe Biden Bahagia dan Tertawa Amerika Menang atas Iran

Sports
Babak Pertama Australia Vs Denmark Tuntas Tanpa Gol

Babak Pertama Australia Vs Denmark Tuntas Tanpa Gol

Internasional
Babak I Tunisia Vs Perancis: 1 Gol Dianulir, Laga Imbang

Babak I Tunisia Vs Perancis: 1 Gol Dianulir, Laga Imbang

Sports
Rumah Beto Goncalves Jadi Markas Pesepak Bola Brasil Saat Piala Dunia 2022

Rumah Beto Goncalves Jadi Markas Pesepak Bola Brasil Saat Piala Dunia 2022

Liga Indonesia
Jordi Amat dan Sandy Walsh Bisa Main di Piala AFF 2022 Usai Resmi Pindah Federasi

Jordi Amat dan Sandy Walsh Bisa Main di Piala AFF 2022 Usai Resmi Pindah Federasi

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022 - Pelatih Arema FC Jagokan Portugal Juara

Piala Dunia 2022 - Pelatih Arema FC Jagokan Portugal Juara

Internasional
Link Live Streaming Australia Vs Denmark di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Australia Vs Denmark di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Internasional
Hasil Otopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan: Terdapat Kekerasan Benda Tumpul

Hasil Otopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan: Terdapat Kekerasan Benda Tumpul

Liga Indonesia
Cristiano Ronaldo dan Tawaran Fantastis Rp3,2 Triliun dari Arab Saudi

Cristiano Ronaldo dan Tawaran Fantastis Rp3,2 Triliun dari Arab Saudi

Internasional
Del Piero kepada Neymar: Andai Pergelangan Kaki Bisa Ditukar...

Del Piero kepada Neymar: Andai Pergelangan Kaki Bisa Ditukar...

Sports
Link Live Streaming Tunisia Vs Perancis di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Tunisia Vs Perancis di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Internasional
Polandia Vs Argentina, Bukan Sekadar Lewandowski dan Messi

Polandia Vs Argentina, Bukan Sekadar Lewandowski dan Messi

Internasional
Tunisia Vs Perancis, Pelatih Elang dari Kartago Sebut Tak Ada yang Mustahil

Tunisia Vs Perancis, Pelatih Elang dari Kartago Sebut Tak Ada yang Mustahil

Internasional
Kosta Rika Vs Jeman: Ada yang Senang Saat Der Panzer Bermain Buruk

Kosta Rika Vs Jeman: Ada yang Senang Saat Der Panzer Bermain Buruk

Internasional
Sejarah Penerapan VAR di Piala Dunia dan Kontroversinya

Sejarah Penerapan VAR di Piala Dunia dan Kontroversinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.