Kompas.com - 30/06/2014, 17:09 WIB
Pemain Aljazair merayakan gol saat melawan Korea Selatan dalam laga Grup H Piala Dunia di Beira-Rio Stadium di Porto Alegre, Senin (23/6/2014). Ajazair menang 4-2. AFP PHOTO / PEDRO UGARTEPemain Aljazair merayakan gol saat melawan Korea Selatan dalam laga Grup H Piala Dunia di Beira-Rio Stadium di Porto Alegre, Senin (23/6/2014). Ajazair menang 4-2.
EditorAloysius Gonsaga AE

Aib Giyon itu tak akan terlupakan oleh orang-orang Aljazair. ”Kami tidak pernah melupakannya. Giyon. Jerman. Itu selalu ada dalam benak kami. Sepanjang waktu kami membicarakan pertandingan itu. Peristiwa itu sudah lama terjadi, tetapi setiap orang Aljazair tahu apa yang sesungguhnya terjadi,” kata pelatih Aljazair Vahid Hallihodzic.

Menurut Hallidodzic, ketika melawan Rusia di babak penyisihan, anak-anaknya menunjukkan permainan luar biasa. Saat melawan Jerman nanti, mereka bertekad menunjukkan permainan lebih dari luar biasa. Betapapun Aljazair gembira lolos ke babak 16 besar. Apalagi, mereka bertemu Jerman. ”Aljazair-Jerman, betapa semuanya terulang kembali,” tulis koran Aljazair, La Gazette du Fennecs.

Revanche atau pembalasan selalu ada dan tersimpan dalam sejarah, apalagi dalam sejarah bola. Malah dapat dikatakan sejarah sering ”berutang” kepada revanche. Karena skandal Giyon, sejarah bola telah ”berutang” pada Aljazair. Maka, ”Rubah Padang Gurun”, julukan kesebelasan Aljazair, ingin agar utang itu dilunasi kini. Dulu mereka menang atas Jerman, tetapi karena dipermainkan skandal Giyon, mereka jadi terpecundang. Sekarang mereka ingin merenggut kembali kemenangan itu sebagai kemenangan, bukan sebagai keterpecundangan karena sebuah permainan kotor.

Hallidodzic meyakinkan anak-anaknya bahwa mereka bisa merebut kemenangan itu. ”Ada banyak cinta yang diberikan untuk kesebelasan kami,” katanya. ”Kami kecil melawan Jerman yang besar. Orang-orang Brasil pasti memihak kami. Sementara itu, hari-hari akhir ini kami mendapat kabar seluruh dunia Arab bersimpati pada kami. Untuk tidak mengecewakan mereka, kami akan bermain sebaik mungkin,” ujarnya.

Hallidodzic juga tak mau terganggu oleh pertanyaan pers apakah anak-anaknya berpuasa, apakah puasa tidak mengurangi stamina mereka? Bagi Hallidodzic, itu semua adalah persoalan suara hati masing-masing orang. ”Kami tidak bicara politik atau agama. Jelas? Ini soal sport. Cukup,” kata Hallidodzic.

Dengan belajar dari duel Cile-Brasil, Sabtu (28/6), anak- anak Hallidodzic kiranya makin mengasah keyakinan: yang kecil mungkin saja mengalahkan yang besar. ”Pemain saya telah memberontak. Memberontak melawan sejarah dan melawan kesebelasan besar dalam Piala Dunia ini. Memang menyakitkan bahwa akhirnya kami harus pulang dengan cara ini,” kata pelatih Cile Jorge Sampaoli.

Aljazair kiranya juga akan memberontak terhadap sejarah. Sebab, dengan skandal Giyon, sejarah telah memperlakukan mereka dengan tidak adil. Sejarah harus membayar utang pada mereka. Itulah motivasi tambahan yang dikhawatirkan Jerman. ”Sungguh suatu skandal jika kami tidak lolos ke delapan besar,” kata kiper Jerman, Manuel Neuer, dalam der Tagesspiegel.

Tiga puluh dua tahun lalu di Giyon, Aljazair melumat Jerman. Adakah peristiwa Daud mengalahkan Goliat itu akan menjadi kenangan belaka atau mewujud sebagai lunasnya utang sejarah di Porto Alegre?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Daftar Julukan Klub-klub Liga Spanyol 2021-2022

Sports
Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Proses Naturalisasi Makan Waktu, Shin Tae-yong Inisiatif Bangun Komitmen Pemain

Liga Indonesia
Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Bentuk 3 Bidang Baru, Kaum Milenial Gerakkan Mesin IESPA Menuju Persaingan Dunia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Jadwal Liga Italia Malam Ini, Grande Partita AC Milan Vs Juventus

Liga Italia
Jadi Aktor Kemenangan Man United Lewat 'Fergie Time', Apa Kata Rashford?

Jadi Aktor Kemenangan Man United Lewat "Fergie Time", Apa Kata Rashford?

Liga Inggris
Piala Asia Wanita 2022: Thailand Punya 2 Kekurangan, Indonesia Bisa Manfaatkan

Piala Asia Wanita 2022: Thailand Punya 2 Kekurangan, Indonesia Bisa Manfaatkan

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste Bentrok dengan Satu Laga Liga 1

Liga Indonesia
6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

6 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Tottenham Hotspur

Sports
Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi London Chelsea Vs Tottenham

Liga Inggris
Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Sam Kerr: Turunkan Skuad Terbaik, Bentuk Respek Australia kepada Indonesia

Liga Indonesia
Kronologi Lee Zii Jia Dihukum BAM: Ingin Mandiri, tetapi Dihalangi...

Kronologi Lee Zii Jia Dihukum BAM: Ingin Mandiri, tetapi Dihalangi...

Badminton
Daftar 20 Top Assist Liga Inggris Sepanjang Masa

Daftar 20 Top Assist Liga Inggris Sepanjang Masa

Sports
Kata Menpora soal Kekalahan Telak Timnas Putri Indonesia: Lama Tidak Ada, Baru Bangkit...

Kata Menpora soal Kekalahan Telak Timnas Putri Indonesia: Lama Tidak Ada, Baru Bangkit...

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Atletico Madrid Menang Comeback, Sevilla Tertahan

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Atletico Madrid Menang Comeback, Sevilla Tertahan

Liga Spanyol
Jadwal Piala Asia Wanita: Laga Krusial Timnas Indonesia Vs Thailand

Jadwal Piala Asia Wanita: Laga Krusial Timnas Indonesia Vs Thailand

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.