Kompas.com - 29/06/2014, 04:51 WIB
Gelandang Kolombia, James Rodriguez, merayakan golnya seusai membobol gawang Uruguay, Sabtu (28/6/2014). AFP PHOTO / EITAN ABRAMOVICHGelandang Kolombia, James Rodriguez, merayakan golnya seusai membobol gawang Uruguay, Sabtu (28/6/2014).
|
EditorTjatur Wiharyo
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Uruguay gagal lolos ke perempat final Piala Dunia 2014 setelah dikalahkan Kolombia dengan skor 0-2 di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Sabtu (28/6/2014). Di babak perempat final, Kolombia akan melawan Brasil, di Estadio Castelao, Fortaleza, 4 Juli 2014.

Uruguay terlihat kepayahan tanpa penyerang andalannya, Luis Suarez. Penyerang Liverpool tersebut dihukum FIFA tak boleh bermain lagi di Piala Dunia 2014 setelah terbukti bersalah menggigit Giorgio Chiellini.
 
Pelatih Oscar Tabarez menurunkan Diego Forlan untuk berduet dengan Edinson Cavani. Namun, duet Forlan dan Cavani bukan ancaman. Serangan Diego Forlan dan kawan-kawan tak terlalu tajam untuk merobek pertahanan Kolombia.

Sebaliknya, Uruguay terlihat lebih sibuk meredam serangan-serangan yang dilancarkan anak asuh Jose Pekerman. James Rodriguez dan kawan-kawan mampu menguasai bola selama mungkin. Sementara Uruguay terlihat kesulitan merebut bola dari kaki-kaki pemain Kolombia.

Usaha Kolombia membuahkan hasil berkat gol indah James Rodriguez pada menit ke-28. Pemain AS Monaco tersebut menciptakan gol dengan teknik tinggi.

Gol berawal dari bola yang dikirimkan Aguilar kepada Rodriguez. Setelah menahan bola dengan dada, Rodriguez sambil memutar badan melepaskan tendangan kaki kiri yang kencang. Bang! Bola melesat ke sisi kiri gawang Uruguay yang dikawal Muslera.

Gol ini merupakan gol keempat Rodriguez dalam empat pertandingan yang dilakoninya. Artinya, pemain berusia 22 tersebut mencetak satu gol pada setiap pertandingannya.

Uruguay berusaha memanfaatkan waktu tersisa untuk mencetak gol balasan. Namun, mereka kesulitan menciptakan peluang kerena pemain Kolombia tampil begitu disiplin menjaga benteng pertahanannya. Alhasil, Kolombia mampu menjaga keunggulannya hingga turun minum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maracana kembali bergemuruh menyambut gol James Rodriguez pada menit ke-50. Melalui skema serangan yang sangat rapi, Martinez mengirimkan bola kepada Cuadrado yang berada di dalam kotak penalti.

Cuadrado dengan kepalanya meneruskan bola kepada Rodriguez. Rodriguez yang berdiri bebas dengan mudah menjaringkan bola ke tengah gawang. Gol ini membuat Rodriguez untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2014 dengan torehan lima gol.   

Tertinggal, Tabarez melakukan perubahan. Ia memasukkan Stuani dan Ramirez untuk menggantikan Forlan dan Pereira. Uruguay mampu melepaskan beberapa ancaman ke gawang lawan. Namun, kiper David Ospina tampil prima dengan mematahkan serangkaian peluang Uruguay hingga laga usai. Kolombia pun memastikan kemenangan 2-0. 

Los Cafeteros menorehkan sejarah karena untuk kali pertama lolos ke perempat final selama keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Mereka kemudian akan bertemu Brasil pada babak perempat final yang akan digelar Estádio Castelão, Fortaleza, Jumat (4/7/2014).  

Susunan pemain
Kolombia: 1-David Ospina; 18-Camilo Zuniga, 2-Cristian Zapata, 3-Mario Yepes, 7-Pablo Armero; 6-Carlos Sanchez, 8-Abel Aguilar; 11-Juan Cuadrado, 10-James Rodriguez (Ramos 85); 9-Teofilo Gutierrez, 21-Jackson Martinez
Pelatih: Jose Pekerman

Uruguay: 1-Fernando Muslera; 16-Maxi Pereira (Ramirez 53), 3-Diego Godin, 13-Jose Gimenez, 22-Martin Caceres; 17-Arevalo Rios, 20-Alvaro Gonzalez (Abel Hernandez 67); 7-Cristian Rodriguez, 10-Diego Forlan (Stuani 53), 6-Alvaro Pereira; 21-Edinson Cavani
Pelatih: Oscar Tabarez

Wasit: Bjorn Kuipers (Belanda)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Badminton
Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Badminton
Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Sports
Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Adu Kuat 2 Negara Penguasa

Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Adu Kuat 2 Negara Penguasa

Badminton
Rekor Pertemuan Indonesia Vs China di Final Piala Thomas

Rekor Pertemuan Indonesia Vs China di Final Piala Thomas

Badminton
Persija Vs Arema FC, Angelo Alessio Tak Silau Kualitas Singo Edan

Persija Vs Arema FC, Angelo Alessio Tak Silau Kualitas Singo Edan

Liga Indonesia
Patson Daka: Berlian dari Zambia, Penerus Jamie Vardy di Lini Depan Leicester

Patson Daka: Berlian dari Zambia, Penerus Jamie Vardy di Lini Depan Leicester

Sports
Juventus Vs AS Roma: Ketika Jose Mourinho Menyapa Lagi Musuh Lama…

Juventus Vs AS Roma: Ketika Jose Mourinho Menyapa Lagi Musuh Lama…

Liga Italia
Piala Thomas - Saat Pelatih Denmark 'Angkat Topi' untuk Indonesia...

Piala Thomas - Saat Pelatih Denmark "Angkat Topi" untuk Indonesia...

Badminton
Robert Ungkap Kunci Kemenangan Persib atas Bhayangkara FC

Robert Ungkap Kunci Kemenangan Persib atas Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Indonesia ke Final Piala Thomas, Tim Merah Putih 'On Fire' pada Waktu yang Tepat

Indonesia ke Final Piala Thomas, Tim Merah Putih "On Fire" pada Waktu yang Tepat

Sports
Jadwal Liga Spanyol: Barcelona Vs Valencia, Laga Real Madrid Ditunda

Jadwal Liga Spanyol: Barcelona Vs Valencia, Laga Real Madrid Ditunda

Liga Spanyol
Jadwal Liga Italia - Juventus Vs AS Roma, Awal Periode Sibuk Si Nyonya

Jadwal Liga Italia - Juventus Vs AS Roma, Awal Periode Sibuk Si Nyonya

Liga Italia
Samu Castillejo Jelaskan Arti Tangisannya Usai Laga AC Milan Vs Verona

Samu Castillejo Jelaskan Arti Tangisannya Usai Laga AC Milan Vs Verona

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.