Kompas.com - 27/06/2014, 22:01 WIB
Publik Uruguay menunggu kedatangan pemain tim nasional mereka, Luis Suarez, di Bandara Internasional Carrasco, di Ciudad de la Costa, Canelones, pada Kamis (26/6/2014). Timnas Uruguay masih bermain di Piala Dunia 2014 Brasil, tetapi Suarez pulang lebih dulu karena agretisasinya dicabut FIFA, berkaitan dengan tindakannya menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, pada pertandingan Grup D Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, Selasa (24/6/2014). MIGUEL ROJO / AFPPublik Uruguay menunggu kedatangan pemain tim nasional mereka, Luis Suarez, di Bandara Internasional Carrasco, di Ciudad de la Costa, Canelones, pada Kamis (26/6/2014). Timnas Uruguay masih bermain di Piala Dunia 2014 Brasil, tetapi Suarez pulang lebih dulu karena agretisasinya dicabut FIFA, berkaitan dengan tindakannya menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, pada pertandingan Grup D Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, Selasa (24/6/2014).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MONTEVIDEO, KOMPAS.com - Luis Suarez sudah tiba di Uruguay, Jumat (27/6/2014) pagi waktu setempat. Suarez mendarat di pangkalan mileter yang berada di bandara utama Uruguay. Suarez pun bak pahlawan karena penyerang Liverpool tersebut disambut oleh Presiden Uruguay, Jose Mujica, dan ratusan suporter Uruguay.

Suarez memilih bungkam. Ia bersama istri dan keluargnya langsung menuju kediamannya di Solymar.

Mujica sendiri menilai keputusan FIFA berlebihan. Hal itu disampaikan Mujica dalam sebuah program televisi yang dipandu oleh legenda Argentina, Diego Maradona, pada Kamis (26/6/2014).

"Ada perbedaan standar. Itulah yang membuat kami marah dan sakit," kata Mujica.

Suarez terpaksa tak bisa melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia karena ia dihukum larangan tampil di ajang internasional selama sembilan pertandingan, larangan terlibat dalam semua kegiatan sepak bola selama empat bulan, dan denda 66.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Hukuman tersebut terkait tindakan penyerang Liverpool tersebut menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini, pada menit ke-79, pada laga Grup D Piala Dunia, di Estadio Das Dunas, Natal, Selasa (24/6/2014).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antonio Conte Rela Pinggirkan 'Harga Diri' Demi Latih Man United

Antonio Conte Rela Pinggirkan "Harga Diri" Demi Latih Man United

Liga Inggris
Ronaldo dan Messi Melempem, Kompak Bikin Catatan Terburuk

Ronaldo dan Messi Melempem, Kompak Bikin Catatan Terburuk

Liga Lain
Strategi dan Taktik Bulu Tangkis Sektor Tunggal Maupun Ganda

Strategi dan Taktik Bulu Tangkis Sektor Tunggal Maupun Ganda

Sports
PSIS Vs Persib, Berharap Duet Castillion-Wander Luiz Kembali Bertaji

PSIS Vs Persib, Berharap Duet Castillion-Wander Luiz Kembali Bertaji

Liga Indonesia
J99XAR Drift School Beri Sekolah Drifting Gratis

J99XAR Drift School Beri Sekolah Drifting Gratis

Sports
Prediksi Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Potensi Gol Bagus Kahfi di Tengah Laga Berat

Prediksi Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Potensi Gol Bagus Kahfi di Tengah Laga Berat

Liga Indonesia
Siapakah Pemimpin dalam Pertandingan Sepak Bola?

Siapakah Pemimpin dalam Pertandingan Sepak Bola?

Sports
Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Liga Indonesia
Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Liga Inggris
Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Liga Indonesia
5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

Liga Inggris
Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Liga Indonesia
PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

Liga Indonesia
Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Motogp
Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.