Kompas.com - 23/06/2014, 00:58 WIB
Penampilan gelandang tim nasional Belgia, Dries Mertens, saat melawan Rusia, Minggu (22/6/2014). AFP PHOTO / YASUYOSHI CHIBAPenampilan gelandang tim nasional Belgia, Dries Mertens, saat melawan Rusia, Minggu (22/6/2014).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Tim nasional Belgia dengan susah payah menaklukkan Rusia dengan skor 1-0 pada pertandingan lanjutan penyisihan Grup H Piala Duni di Estadio do Maracana, Minggu (22/6/2014). Dengan hasil ini, Belgia lolos ke babak 16 besar.  

Sedangkan bagi Rusia, kekalahan ini membuat posisi mereka sangat terjepit. Dengan raihan satu poin menyusul hasil imbang 1-1 lawan Korea Selatan pada laga perdana, pasukan Fabio Capello ini wajib menang pada laga terakhir melawan Aljazair pada 26 Juni mendatang untuk memelihara asa lolos ke perdelapan final.

Pelatih Belgia, Marc Wilmots, melakukan tiga perubahan di skuadnya. Ia memasang Thomas Vermaelen, Marouane Fellaini, dan Dries Martens sejak awal laga. Fellaini dan Martens sama-sama mengemas satu gol saat Belgia mengalahkan Aljazair 2-1 pada laga pertama.

Namun, Belgia terlihat kesulitan melepaskan ancaman meskipun Edan Hazard dan kawan-kawan lebih banyak mendominasi permainan. Belgia baru bisa melepaskan ancaman melalui penetrasi Dries Mertens pada menit ke-20. Itu pun bola hasil tembakan pemain Napoli tersebut masih melenceng.

Tak ingin kehilangan momentum, Belgia terus menggempur lawan. Di tengah tekanan yang dilancarkan, Belgia nyaris kebobolan melalui tembakan keras Kanunnikov. Beruntung, kiper Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola pada menit ke-30.

Enam menit kemudian, giliran Igor Akinfeev yang menunjukkan kebolahannya di bawah mistar gawang Rusia. Akinfeev dengan cepat berhasil memotong bola umpan Mertens yang tampil sensasional sebagai pemain sayap kanan.

Kedua tim kemudian saling serang. Namun, tak ada gol tercipta hingga turun minum.

Wilmots kembali mencoba peruntungannya dengan memasukkan pemain baru pada babak kedua. Divock Origi dan Kevin Mirallas diturunkan untuk menggantikan Lukaku dan Mertens.

Namun, Belgia seperti tak bertaring. Eden Hazard dan kawan-kawan jarang melancarkan serangan yang tajam. Mereka juga kerap kerepotan meredam serangan musuh.

Salah satu peluang emas bagi Belgia melalui tendangan bebas Mirallas pada menit ke-85. Apes, bola hasil tembakan mendatar dari pemain Everton tersebut masih membentur tiang.

Akhirnya, Belgia mampu unggul berkat gol Origi pada menit ke-88. Dari sisi kanan pertahanan lawan, Hazard merangsek ke dalam kotak penalti. Pemain Chelsea tersebut dengan jeli mengirimkan bola kepada Origi yang berdiri bebas. Dengan cepat, Origi mengirimkan bola ke sisi kanan yang sulit dijangkau Akinfeev. Gol itu memastikan kemenangan Belgia.

Susunan Pemain
Belgia: 1-Thibaut Courtois; 2-Toby Alderweireld, 3-Thomas Vermaelen (Vertonghen 31), 4-Vincent Kompany, 15-Daniel van Buyten; 6-Axel Witsel, 7-Kevin De Bruyne, 8-Marouane Fellaini, 10-Eden Hazard, 14-Dries Mertens (Kevin Miralllas 75); 9-Romelu Lukaku (Divock Origi 57)
Pelatih: Marc Wilmots

Rusia: 1-Igor Akinfeev; 2-Alexey Kozlov (Andrey Eschenko 62), 4-Sergey Ignashevich, 14-Vasily Berezutskiy, 23-Dmitry Kombarov; 6-Maksim Kanunnikov, 8-Denis Glushakov, 17-Oleg Shatov (Dzagoev 83), 19-Alexander Samedov, 20-Victor Fayzulin; 9-Aleksandr Kokorin
Pelatih: Fabio Capello

Wasit: Felix BrychDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laporan Media Jerman: Man United Tak Percaya pada Ralf Rangnick

Laporan Media Jerman: Man United Tak Percaya pada Ralf Rangnick

Liga Indonesia
Shin Tae-yong Butuh Waktu untuk Ukur Kualitas Pemain Baru Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Butuh Waktu untuk Ukur Kualitas Pemain Baru Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Hasil Drawing dan Jadwal Perempat Final Copa del Rey, Real Madrid Lawan Penakluk Barca

Hasil Drawing dan Jadwal Perempat Final Copa del Rey, Real Madrid Lawan Penakluk Barca

Liga Spanyol
Kisah Perjalanan Witan Sulaeman di Eropa Berlanjut Bersama FK Senica

Kisah Perjalanan Witan Sulaeman di Eropa Berlanjut Bersama FK Senica

Liga Indonesia
Piala Asia Wanita: Kekalahan Terbesar Timnas Putri Indonesia, Sensasi Sam Kerr, hingga Penghormatan Australia

Piala Asia Wanita: Kekalahan Terbesar Timnas Putri Indonesia, Sensasi Sam Kerr, hingga Penghormatan Australia

Liga Indonesia
Dua Sorotan Pelatih Timnas Putri Seusai Laga kontra Australia

Dua Sorotan Pelatih Timnas Putri Seusai Laga kontra Australia

Liga Indonesia
Cetak 5 Gol ke Gawang Indonesia, Sam Kerr Jadi Top Skor Sepanjang Masa Timnas Australia

Cetak 5 Gol ke Gawang Indonesia, Sam Kerr Jadi Top Skor Sepanjang Masa Timnas Australia

Internasional
Victor Axelsen Pertanyakan Sanksi BAM terhadap Lee Zii Jia

Victor Axelsen Pertanyakan Sanksi BAM terhadap Lee Zii Jia

Badminton
Jadwal Liga Inggris: Laga Seru Man United Vs West Ham, Chelsea Vs Tottenham

Jadwal Liga Inggris: Laga Seru Man United Vs West Ham, Chelsea Vs Tottenham

Liga Inggris
Alasan Shin Tae-yong Panggil 8 Pemain Baru di Timnas Indonesia

Alasan Shin Tae-yong Panggil 8 Pemain Baru di Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Rekap Hasil Piala Asia Wanita: Indonesia Kalah, Juara Bertahan Libas Myanmar

Rekap Hasil Piala Asia Wanita: Indonesia Kalah, Juara Bertahan Libas Myanmar

Liga Indonesia
Man United Mundur dari Perburuan Haaland, Real Madrid Jadi Destinasi Favorit

Man United Mundur dari Perburuan Haaland, Real Madrid Jadi Destinasi Favorit

Liga Inggris
Begini Kebijakan Pawai Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Begini Kebijakan Pawai Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Pengumuman Bocog untuk Pawai Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Pengumuman Bocog untuk Pawai Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Timnas Putri Indonesia Kalah Telak, Rudy Eka Akui Perbedaan Kualitas

Timnas Putri Indonesia Kalah Telak, Rudy Eka Akui Perbedaan Kualitas

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.