Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Hantu" Menakutkan Pesepak Bola

Kompas.com - 18/06/2014, 20:08 WIB
Okky Herman Dilaga

Penulis

KOMPAS.com - Victor Valdes dan Radamel Falcao merupakan dua pemain beken yang harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2014. Sebelum Piala Dunia 2014 bergulir, Valdes dan Falcao tidak dalam kondisi bugar karena mengalami cedera ligamen.

Cedera ligamen dalam kedokteran biasa disebut Anterior cruciate ligament (ACL) adalah "musuh" terbesar olahragawan, tak terkecuali bagi pemain sepak bola. Pasalnya, proses pemulihan cedera ini memakan jangka waktu yang panjang. Lantas apakah ACL itu?

Menurut laman resmi Jakarta Knee Center dan Rumah Sakit Mitra Kemayoran, ACL adalah urat di dalam sendi yang berfungsi menjaga kestabilan sendi lutut. Cedera ACL biasa dialami dalam olahraga mobilitas tinggi, seperti sepak bola, tenis, bulu tangkis, bola basket, dan olahraga bela diri.

Pada umumnya, ACL dapat cedera dalam keadaan ketika sedang berlari dan berhenti mendadak. Lalu, bisa juga karena gerakan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terkilir ataupun melompat dan mendarat dengan posisi tidak sempurna.

Saat cedera biasanya akan terdengar suara seperti ada patah dalam sendi lutut. Orang yang mengalaminya akan merasa kehilangan tenaga hingga langsung terjatuh. Pada cedera ACL, korban tetap bisa berjalan, namun dengan kondisi pincang, sendi lutut sulit digerakkan karena nyeri dan sering dijumpai terjadi pembengkakan.

Beberapa hari setelah cedera, korban akan sangat sulit melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Sebagian besar, cedera ACL memerlukan tindakan operasi arthroskopi agar korban dapat pulih seperti sediakala.

Derajat kerusakan ACL tergantung pada posisi lutut, arah dan besar kekuatan benturan saat lutut mengalami cedera. Kerusakan yang timbul akibat cedera ACL sering disertai kerusakan satu atau dua meniscus.

Penyembuhan

Penanganan awal cedera ACL sangat berguna sebelum dilakukan operasi. Untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak yang mungkin terjadi, korban dianjurkan untuk melakukan beberapa tindakan, yakni:

1. Lutut diistirahatkan dengan tidak digunakan untuk berjalan dahulu sampai bengkak hilang.
2. Lakukan kompres dengan es atau air dingin untuk mengurangi pembengkan atau nyeri.
3. Lutut dibalut dengan perban elastis.
4. Berbaring dengan tungkai ditinggikan.

Kerusakan cedera ACL hanya dapat diperbaiki dengan menggantinya menggunakan tendon yang berasal dari bagian tubuh lain, seperti tendon patella dan hamstring. Biasanya, operasi arthroskopi digunakan untuk menyembuhkan cedera ACL.

Setelah operasi, korban dianjurkan untuk berjalan menggunakan tongkat. Alat bantu jalan biasanya digunakan korban selama 2-3 bulan. Lalu, korban mulai disarankan untuk melatih kekuatan lutut dengan berjalan cepat dan naik turun tangga selama sebulan. Pada bulan keempat setelah operasi, korban bisa berlari ringan.

Dalam banyak kasus, olahraga seperti biasa sudah bisa dilakukan dalam 6 bulan proses penyembuhan. Untuk atlet profesional, kemungkinan pulih dari cedera ACL bisa mencapai 90 persen dari sebelum mengalami cedera.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Frosinone Vs Inter Milan, Nerazzurri Pesta 5 Gol

Hasil Frosinone Vs Inter Milan, Nerazzurri Pesta 5 Gol

Liga Italia
Pernyataan Resmi Kylian Mbappe, Umumkan Kepergian dari PSG

Pernyataan Resmi Kylian Mbappe, Umumkan Kepergian dari PSG

Liga Lain
Timnas Brasil Tetapkan 23 Nama untuk Skuad Copa America 2024

Timnas Brasil Tetapkan 23 Nama untuk Skuad Copa America 2024

Internasional
Faisal Halim Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Sukses Jalani Operasi Ketiga

Faisal Halim Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Sukses Jalani Operasi Ketiga

Sports
Kurniawan DY Kutuk Keras Serangan Rasial kepada Guinea, Coreng Wajah Indonesia

Kurniawan DY Kutuk Keras Serangan Rasial kepada Guinea, Coreng Wajah Indonesia

Timnas Indonesia
Man United Vs Arsenal, Setan Merah Akan Dilibas di Old Trafford

Man United Vs Arsenal, Setan Merah Akan Dilibas di Old Trafford

Liga Inggris
Strategi demi Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Olimpiade

Strategi demi Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Tournoi Maurice Revello 2024

Jadwal Timnas Indonesia di Tournoi Maurice Revello 2024

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea, Respons PSSI soal Shin Tae-yong Kena Kartu Merah

Indonesia Vs Guinea, Respons PSSI soal Shin Tae-yong Kena Kartu Merah

Timnas Indonesia
Gia Cedera, Jakarta Pertamina Enduro Akhiri Kontrak

Gia Cedera, Jakarta Pertamina Enduro Akhiri Kontrak

Sports
VAR Mobile Meluncur Ke Arena Championship Series, Teknologi Baru Liga 1

VAR Mobile Meluncur Ke Arena Championship Series, Teknologi Baru Liga 1

Liga Indonesia
Noda Rasialisme Indonesia Vs Guinea: PSSI Wajib Edukasi Fan, Beri Pemahaman

Noda Rasialisme Indonesia Vs Guinea: PSSI Wajib Edukasi Fan, Beri Pemahaman

Timnas Indonesia
Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Timnas Indonesia
Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Timnas Indonesia
Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com