Kompas.com - 18/06/2014, 07:45 WIB
Pelatih tim nasional Belgia, Marc Wilmots. AFP PHOTO / VIRGINIE LEFOURPelatih tim nasional Belgia, Marc Wilmots.
|
EditorTjatur Wiharyo
BELO HORIZONTE, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Belgia, Marc Wilmots, memuji perjuangan anak-anak asuhannya saat melawan Aljazair pada laga Grup H Piala Dunia di Estadio Mineirao, Selasa (17/6/2014).

Pada laga tersebut, Belgia sempat tertinggal lebih dahulu melalui penalti Sofiane Feghouli pada babak pertama. Dua pemain pengganti, Dries Mertens dan Marouane Fellaini, menjadi pahlawan kemenangan lewat golnya masing-masing.

"Tempo pertandingan berjalan lambat pada babak pertama. Kami harus mencari cara untuk menembus pertahanan lawan yang sepertinya tidak ingin bermain sepak bola," sindir Wilmots terhadap strategi bertahan total ala Aljazair.

"Pergantian pemain kami ditujukan untuk menyuntikkan kecepatan. Kami ingin mengubah jalannya pertandingan seusai istirahat babak pertama," lanjutnya.

"Para pemain kami terpukul di ruang ganti pada masa jeda. Namun, saya mengatakan keyakinan bahwa kami bisa mencetak gol. Kami akhirnya membawa poin penuh. Perjalanan masih panjang, namun kami memperlihatkan karakter yang kuat," kata Wilmots.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber FIFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.