Kompas.com - 31/05/2014, 03:53 WIB
Penyerang tim nasional Inggris, Daniel Sturridge, melepaskan tembakan keras yang berujung gol pada laga uji coba melawan Peru di Stadion Wembley, Jumat atau Sabtu (31/5/2014) dini hari WIB. AFP PHOTO / ADRIAN DENNISPenyerang tim nasional Inggris, Daniel Sturridge, melepaskan tembakan keras yang berujung gol pada laga uji coba melawan Peru di Stadion Wembley, Jumat atau Sabtu (31/5/2014) dini hari WIB.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
LONDON, KOMPAS.com — Tim nasional Inggris menang 3-0 atas Peru pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Wembley, Jumat atau Sabtu (31/5/2014) dini hari WIB.

Inggris sempat kesulitan menciptakan peluang meski Wayne Rooney dan kawan-kawan lebih banyak menguasai permainan. Peru mampu mempersempit ruang gerak Inggris dan menjaga ketat pemain Inggris saat memasuki wilayah pertahanan tim tamu.

Belum mampu memberi ancaman, Inggris nyaris kebobolan oleh tembakan Ramirez. Ramirez melepaskan tembakan yang membuat bola berubah arah setelah sempat membentur Jagielka pada menit ke-20.

The Three Lions membalas ancaman tersebut pada menit ke-22. Sturridge berhasil mendapatkan bola dari Lallana di dalam kotak penalti. Namun, penyerang Liverpool tersebut terburu-buru melepaskan tembakan sehingga bola melenceng dari gawang Peru.

Meski begitu, Sturridge-lah yang membawa Inggris unggul terlebih dulu lewat gol yang diciptakannya pada menit ke-32. Gol berawal dari lemparan ke dalam Glen Johnson. Sturridge dengan kemampuan luar biasa berhasil menggiring bola di depan kotak penalti lawan. Ia kemudian melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke pojok kiri atas gawang Peru.

Peru berusaha mencetak gol balasan. Bahkan, Inggris nyaris kebobolan pada menit-menit akhir babak pertama jika Joe Hart tak melakukan penyelamatan gemilang. Skor 1-0 untuk keunggulan Inggris bertahan higga turun minum.

Cahill memperbesar keunggulan Inggris menjadi 2-0 lewat gol yang diciptakannya pada menit ke-65. Bek Chelsea tersebut berhasil menanduk bola dari sepak pojok Leighton Baines.

Inggris benar-benar berhasil memaksimalkan bola mati setelah Jagielka mencetak gol pada menit ke-70.

Kiper Peru, Raul Fernandez, berusaha menangkap bola dari sepak pojok yang dilepaskan lawan. Sebaliknya, bola terlepas dari tangkapan Fernandez. Jagielka langsung menyongsong bola dengan sepakan keras dan gol.

Sterling memiliki peluang emas untuk mencetak gol saat pemain Liverpool tersebut menerima bola dari Ross Barkley pada menit ke-86. Sayangnya, Sterling terburu-buru melepaskan tembakan sehingga bola melenceng meninggalkan lapangan. Itu menjadi peluang terakhir bagi Inggris. Skor 3-0 untuk keunggulan Inggris bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain
Inggris: 1-Joe Hart; 2-Glen Johnson, 6-Phil Jagielka (Smalling 73), 5-Gary Cahill, 3-Leighton Baines (John Stones 75); 4-Steven Gerrard (Jack Wilshere 64), 14-Jordan Hendarson, 20-Adam Lallana (James Milner 73); 10-Wayne Rooney (Sterling 66), 11-Danny Welbeck, 9-Daniel Sturridge (Ross Barkley 82)
Pelatih: Roy Hodgson

Peru: 1-Raul Fernandez; 2-Alberto Rodriguez, 4-Alexander Callens, 15-Christian Ramos (Riojas 68), 17-Luis Castrillon, 19-Yoshimar Yotun; 8-Rinaldo Cruzado, 20-Luis Ramirez (Hutardo 60), 23-Josepmir Ballon; 18-Andre Carrillo, 22-Jean Deza (Ruidiaz 66)
Pelatih: Pablo Bengoechea

Wasit: Viktor KassaiDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga Akhir Januari, Liga 1 Dipastikan Masih Tidak Boleh Dihadiri Penonton di Stadion

Hingga Akhir Januari, Liga 1 Dipastikan Masih Tidak Boleh Dihadiri Penonton di Stadion

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste, 2 Laga di FIFA Matchday

Jadwal Timnas Indonesia Vs Timor Leste, 2 Laga di FIFA Matchday

Liga Indonesia
Kisah Karier Beto Goncalves, Tak Pernah Menyerah Saat Beberapa Kali Gagal di Brasil

Kisah Karier Beto Goncalves, Tak Pernah Menyerah Saat Beberapa Kali Gagal di Brasil

Liga Indonesia
Persita Vs Persija, Makan Konate Dipastikan Bisa Perkuat Macan Kemayoran

Persita Vs Persija, Makan Konate Dipastikan Bisa Perkuat Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Persita Vs Persija: Sudirman Menjadi Ancaman Pendekar Cisadane

Persita Vs Persija: Sudirman Menjadi Ancaman Pendekar Cisadane

Liga Indonesia
Sepakat Damai, BAM Izinkan Lee Zii Jia Jadi Pemain Profesional

Sepakat Damai, BAM Izinkan Lee Zii Jia Jadi Pemain Profesional

Badminton
Manajemen Persib Pastikan Posisi Robert Alberts Masih Aman

Manajemen Persib Pastikan Posisi Robert Alberts Masih Aman

Liga Indonesia
Messi Kembali Beredar di Barcelona dan Bertemu Xavi, Ada Apa?

Messi Kembali Beredar di Barcelona dan Bertemu Xavi, Ada Apa?

Liga Lain
6 Macam Olahraga Atletik Lari

6 Macam Olahraga Atletik Lari

Sports
Demi Jaga Asa Juara, Pelatih Persib Kesampingkan Relasi dengan Eks Asisten di Arema

Demi Jaga Asa Juara, Pelatih Persib Kesampingkan Relasi dengan Eks Asisten di Arema

Liga Indonesia
Kriteria Pemain Berposisi Libero dalam Bola Voli

Kriteria Pemain Berposisi Libero dalam Bola Voli

Liga Indonesia
Tiket Indonesia Vs Timor Leste Sudah Tersedia, Hari Ini Kepastian dari PSSI soal Penonton

Tiket Indonesia Vs Timor Leste Sudah Tersedia, Hari Ini Kepastian dari PSSI soal Penonton

Liga Indonesia
Balotelli Kembali ke Timnas Italia, Eks Pelatih AC Milan Dinilai Berjasa

Balotelli Kembali ke Timnas Italia, Eks Pelatih AC Milan Dinilai Berjasa

Liga Italia
SEA Games Hanoi 2021 Incar Perhatian 600 Juta Orang

SEA Games Hanoi 2021 Incar Perhatian 600 Juta Orang

Sports
Dusan Vlahovic Digoda Juventus, Ultras Fiorentina Marah dan Beri Julukan Hina

Dusan Vlahovic Digoda Juventus, Ultras Fiorentina Marah dan Beri Julukan Hina

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.