Kompas.com - 29/05/2014, 07:30 WIB
Penyerang Manchester United, Robin van Persie (kiri), berbicara dengan pelatih tim nasional Belanda, Louis van Gaal, dalam sesi latihan timnas Belanda, di Lagos, Portugal, 22 Mei 2014. FRANCISCO LEONG / AFPPenyerang Manchester United, Robin van Persie (kiri), berbicara dengan pelatih tim nasional Belanda, Louis van Gaal, dalam sesi latihan timnas Belanda, di Lagos, Portugal, 22 Mei 2014.
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Striker tim nasional Belanda, Robin van Persie, mengakui bahwa Spanyol masih merupakan tim terbaik di dunia. Pernyataan itu dilontarkan pemain depan Manchester United tersebut, menjelang pertemuan kedua tim pada laga pembuka penyisihan Grup B Piala Dunia 2014 di Brasil, 13 Juni mendatang.

Meskipun demikian, Van Persie merasa yakin, persiapan yang dilakukan Oranje bersama bos Louis van Gaal—yang akan menjadi manajer di Old Trafford mulai musim depan—akan membuat mereka meraih kesuksesan.

"Secara normal, Anda perlu tambahan waktu untuk mengembangkan sistem lain. Kini, kami harus membuat sebuah langkah kecil setiap hari. Kami agak terburu-buru," ujar Van Persie kepada Voetbal International.

"Kami hanya memiliki beberapa pekan dan dua pertandingan persahabatan sebelum melawan tim terbaik di dunia. Menurutku, Spanyol masih yang terbaik."

"Aku tidak akan berbicara terlalu banyak tentang sistem kami karena lawan kami akan mengambil keuntungan dari itu. Mereka harus menunggu bagaimana menghadapinya."

"Saya sangat yakin dengan sistem ini. Ketika Anda melihat seberapa besar kemajuan yang kami bikin setiap hari, itu sangat positif. Saya tidak hanya berbicara tentang latihan, tetapi juga pertemuan kami di luar lapangan."

Mantan bintang Arsenal ini menambahkan, "Pelatih sudah mengatakan bahwa kami mengambil risiko. Jika setiap pemain menjalankan tugasnya, ini akan menjadi sistem yang fantastis."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam beberapa hari, saya melihat kemajuan pesat pada tim kami. Kami baru tahu apa yang dimaksud oleh pelatih, dan itu sangat bagus. Pekan lalu, kami memiliki momen yang sangat bagus dalam latihan, kala semua pemain dan staf berada dalam level yang sama. Semua orang memahami apa yang kami harus lakukan."

Setelah melawan Spanyol, Belanda juga akan menghadapi Australia dan Cile. Mereka harus bisa bersaing dan mendapatkan hasil positif dalam dua laga ini sehingga mendapatkan tiket menuju babak 16 besar turnamen empat tahunan tersebut.

Pada Piala Dunia 2010, Belanda gagal mewujudkan impiannya menjadi juara dunia setelah untuk kali ketiga menembus partai final. Negeri Kincir Angin ini harus mengakui keunggulan Spanyol, yang memang sedang dalam performa fantastis dalam kurun waktu enam tahun terakhir sejak menjadi juara Piala Eropa 2008.

Ya, El Matador menyapu bersih tiga turnamen utama sejak 2008 hingga 2012. Setelah juara Piala Eropa 2008, La Furia Roja pun sukses menjadi juara Piala Dunia 2010, dan sukses mempertahankan gelar Piala Eropa 2012. Tahun lalu, Spanyol gagal menjadi juara Piala Konfederasi—yang menjadi pemanasan Piala Dunia—di Brasil karena kalah dari tuan rumah pada babak final.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.