Kompas.com - 24/05/2014, 08:51 WIB
Penulis Ary Wibowo
|
EditorTjatur Wiharyo

Toh, kini di depan mata Ronaldo terpampang mimpi besar yang belum dicapainya selama berkarier bersama El Real, yaitu La Decima atau gelar kesepuluh Liga Champions. Mimpi itu pun akan semakin spesial, karena partai puncak turnamen tersebut bakal digelar di Lisabon, Portugal, tanah kelahirannya.

"Mimpiku adalah untuk memenangi Liga Champions di Lisabon, di negaraku. Jadi kami bekerja keras, kami pasti akan bekerja keras untuk memenangi trofi yang luar biasa ini nanti," kata Ronaldo.

Tapi, sungguhkan mimpi Ronaldo itu bakal menjadi kenyataan? Tunggu dulu, kali ini lawan Ronaldo dan kawan-kawan bukan tim sembarangan. Gelar Primera Division 2013-14 yang sudah diraih Atletico Madrid, menunjukkan untuk mengalahkan skuad asuhan Diego Simeone itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Atletico juga telah sukses mengakhiri dominasi Madrid dan Barcelona selama 10 tahun terakhir di Primera Division. Tujuan Diego Costa dan kawan-kawan kini adalah mencatat sejarah baru memenangi Liga Champions. Bakal semakin spesial jika trofi itu dikawinkan dengan trofi Primera Division.

Kesuksesan Atletico itu jelas tidak bisa dilepaskan dari peran Simeone. Simeone adalah seorang manusia yang berpegang teguh bahwa semua kesuksesan berawal dari mimpi. Hal itu terungkap dalam biografinya berjudul El Efecto Simeone (The Simeone Effect) yang ditulis oleh Santi Garcia Bustamente.

"Saya harus meyakinkan mereka bahwa Chelsea bukan tidak mungkin dikalahkan. Sepak bola harus punya mimpi dan jika ada 1 dari 100 kesempatan, maka kami akan mengambilnya untuk membuat mimpi itu menjadi kenyataan," kata Simeone menjelang laga Atletico dan Chelsea di partai final Piala Super Eropa 2012.

Ucapan itu ternyata mampu mengangkat motivasi dan semangat juang Diego Costa dan kawan-kawan. Atletico tampil ganas. Chelsea pun digilas 1-4. Atletico menjadi kekuatan baru di Eropa dan sukses berpesta sembari mengangkat piala di hadapan ratusan juta pasang penikmat bola seantero dunia.

Iberia
Mimpi Ronaldo bersama Madrid dan Simone bersama Atletico itulah yang bakal menjadi pertunjukkan utama pada final Liga Champions di Estadio Da Luz, Lisabon, Sabtu (24/5/2014). Mereka akan berjuang demi menggapai mimpinya masing-masing serta untuk mencari siapa jawara sejati di Semenanjung Iberia.

Simeone berasal dari Argentina. Namun, pengalaman bertahun-tahun bermain di Spanyol telah membuat dia laiknya "matador" di Semenanjung Iberia. Lihatlah gaya permainan Atletico sepanjang musim ini. Chelsea pun kembali menjadi contoh korban keganasan Simeone meracik tim saat kedua tim bertemu di semifinal Liga Champions.

Atletico sangat agresif, tak habis-habisnya mengancam gawang Chelsea. Mereka cepat dan tidak hanya bertumpu pada serangan balik. Malah Chelsea yang menerapkan gaya total defensif, kedodoran di belakang dan akhirnya tergiring bermain ofensif. Sulit bagi Chelsea menerka permainan anak-anak asuhan Simeone. Hasilnya? The Blues pun bertekuk lutut dengan agregat 1-3.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cedera Hamstring, Thiago Alcantara Harus Absen Bela Liverpool 6 Pekan

Cedera Hamstring, Thiago Alcantara Harus Absen Bela Liverpool 6 Pekan

Liga Inggris
Daftar Pemain Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2022 Usai 3 Atlet Mundur

Daftar Pemain Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2022 Usai 3 Atlet Mundur

Sports
Semifinal Piala AFF U16 2022, Pelatih Australia: Indonesia Akan ke Final!

Semifinal Piala AFF U16 2022, Pelatih Australia: Indonesia Akan ke Final!

Liga Indonesia
Man United dan Juventus Sepakat soal Adrien Rabiot: MU Buntung, Nyonya Untung?

Man United dan Juventus Sepakat soal Adrien Rabiot: MU Buntung, Nyonya Untung?

Liga Inggris
Malaysia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF U16, Pelatih Menyesal dan Kecewa

Malaysia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF U16, Pelatih Menyesal dan Kecewa

Sports
Semifinal Piala AFF U16 2022 Indonesia Vs Myanmar: Garuda Serasa Lawan Vietnam, tetapi...

Semifinal Piala AFF U16 2022 Indonesia Vs Myanmar: Garuda Serasa Lawan Vietnam, tetapi...

Liga Indonesia
Susul Gabung Klub Slovakia, Witan Sulaeman Bisa Jadi Lawan Egy Maulana Vikri

Susul Gabung Klub Slovakia, Witan Sulaeman Bisa Jadi Lawan Egy Maulana Vikri

Sports
Bursa Transfer: Man United Incar Arnautovic, Bologna Jual Mahal

Bursa Transfer: Man United Incar Arnautovic, Bologna Jual Mahal

Liga Inggris
Ganda No 1 Malaysia Kandas Lagi, Rexy Mainaky Sampai Kehabisan Kata-kata

Ganda No 1 Malaysia Kandas Lagi, Rexy Mainaky Sampai Kehabisan Kata-kata

Badminton
Jadwal PSM Makassar Vs Kedah FC di Semifinal Piala AFC 2022 Hari Ini

Jadwal PSM Makassar Vs Kedah FC di Semifinal Piala AFC 2022 Hari Ini

Liga Indonesia
Piala AFF U16 2022, Pelatih Malaysia Jagokan Timnas Indonesia

Piala AFF U16 2022, Pelatih Malaysia Jagokan Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Semifinal Piala AFF U16 2022, Indonesia Vs Myanmar

Jadwal Semifinal Piala AFF U16 2022, Indonesia Vs Myanmar

Liga Indonesia
Semifinal Piala AFF U16 2022, Timnas Vietnam Dapat Penghargaan Rp 191 Juta

Semifinal Piala AFF U16 2022, Timnas Vietnam Dapat Penghargaan Rp 191 Juta

Liga Indonesia
Granit Xhaka Diduga Terlibat Kasus Judi dengan Mafia Match Fixing dari Albania

Granit Xhaka Diduga Terlibat Kasus Judi dengan Mafia Match Fixing dari Albania

Liga Inggris
Tugas Timnas U16 Indonesia Belum Selesai, Juara Jadi Tujuan

Tugas Timnas U16 Indonesia Belum Selesai, Juara Jadi Tujuan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.