Kompas.com - 05/05/2014, 19:51 WIB
Pemain Indonesia berselebrasi setelah membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemain Indonesia berselebrasi setelah membobol gawang Korea Selatan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu(12/10/2013). Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar tahun depan, setelah menang dengan skor 3-2.
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia U-19 untuk sementara bermain imbang 1-1 dengan Myanmar U-19 pada laga uji coba yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/5/2014) malam.

Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan ini. Trio Ilham Udin, Muchlis Hadi, dan Maldini menjadi andalan lini depan Garuda Jaya untuk membongkar pertahanan Myanmar.

Hasilnya, Indonesia mampu unggul terlebih dulu berkat gol Muchlis Hadi Ning. Berdiri bebas di kotak penalti, Muchlis berhasil menguasai bola. Tanpa kesulitan, pemain bernomor punggung 10 tersebut berhasil menaklukkan kiper Myo Min Latt.

Gol tersebut ternyata tak membuat ciut nyali Myanmar. Tim besutan Gerd Friedrich Horst tersebut berhasil mencetak gol balasan dalam waktu empat menit.

Melalui skema luar biasa, Aung Thu berhasil menguasai bola dan melepaskan tendangan keras di dalam kotak penalti. Bola hasil tembakan Aung Thu bersarang ke pojok kanan bawah gawang Indonesia yang dikawal Ravi Murdianto.   

Kedudukan imbang membuat laga semakin seru. Indonesia dan Myanmar tampak saling bertukar serangan. Indonesia terlihat cukup kerepotan membendung gempuran lawan meskipun lebih mendominasi permainan.

Di balik tekanan lawan, Indonesia melepaskan ancaman berbahaya melalui Evan Dimas. Hargianto dengan cerdik memberikan umpan terobosan kepada Evan Dimas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Evan Dimas kemudian langsung melepaskan tembakan keras. Sayang, usaha Evan Dimas belum membuahkan hasil karena bola berhasil ditangkap oleh Myo Min Latt.

Myanmar tak membiarkan Indonesia mengembangkan permainannya. Mereka balik menekan Indonesia melalui permainan cepat. Meski begitu, tak ada gol tambahan yang diciptakan kedua tim hingga turun minum.
 
Susunan pemain
Indonesia: 1-Ravi Murdianto; 2-Putu Gede Juni Antara, 5-Muhammad Faturrohman, 16-Hansamu Yama Pranata, 13-Muhamad Sahrul Kurniawan; 8-Muhammad Hargianto, 6-Evan Dimas, 19-Zulfiandi; 20-Ilham Udin Armaiyn, 10-Muchlis Hadi Ning, 15-Maldini
Pelatih: Indra Sjafri

Myanmar: 1-Myo Min Latt; 3-Htike Htike Aung, 4-Naing Lin Tuin, 5-Nanda Kyaw, 27-Nan Wai Min; 9-Aung Thu, 15-Yan Naing Do, 23-Myo Ko Tun; 8-Maung Maung Soe, 10-Shine Thura, 16-Mg Mg Lwin (Yan Lin Aung 18)
Pelatih: Gerd Friedrich Horst

Wasit: Oki Dwi PutraDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.