Liverpool Vs Man City, Laga Pamungkas Premier League 2013-2014

Kompas.com - 12/04/2014, 13:01 WIB
Penyerang Liverpool Luis Suarez merayakan salah satu dari dua golnya ke gawang Cardiff City, pada pertandingan Premier League, di Cardiff City Stadium, Sabtu (23/3/2014). ADRIAN DENNIS / AFPPenyerang Liverpool Luis Suarez merayakan salah satu dari dua golnya ke gawang Cardiff City, pada pertandingan Premier League, di Cardiff City Stadium, Sabtu (23/3/2014).
EditorTjatur Wiharyo
Oleh Gita Suwondo

KOMPAS.com - Premer League 2013-2014 masih akan berlangsung lima pekan lagi.  Peluang untuk menjadi juara Premer League musim ini ada pada tiga klub teratas klasemen saat ini,  Liverpool, Chelsea dan Manchester City.

Tanpa berusaha mengecilkan arti peluang dua klub lainnya, tapi menurut saya Manchester City memiliki peluang paling besar untuk merebut gelar juara bertahan dari tetangganya, Manchester United. Salah satu pertimbangannya adalah tim asuhan Manuel Pelegrini masih mengantongi dua laga tunda di kandang, yaitu melawan Sunderland dan Aston Villa. Sulit membayangkan Yaya Toure dkk tidak meraih poin maksimal dalam dua laga itu.

Artinya, pertemuan antara Liverpool dan City, di Anfield Minggu (13/4/2014) bakal menjadi laga penentu gelar juara. Pertandingan itu akan sangat dahsyat dan menarik mengingat performa kedua klub akhir-akhir ini.

The Reds wajib memenangi laga ini, mengingat mereka masih harus menjamu Chelsea dua pekan lagi.  Penampilan dahsyat Steven Gerrad dkk terlihat dari fakta bahwa mereka tidak pernah kehilangan poin dalam sembilan laga Premier League terakhir.  Luis Suarez, Daniel Sturridge dan Steven Gerrard adalah kunci permainan yang harus dihentikan oleh barisan tengah dan belakang Manchester City.

Tim tamu, juara Premier League musim 2011-2012 juga menunjukkan tajinya kembali belakangan ini. Usai merebut Piala Liga dan kemudian kehilangan peluang di Liga Champion dan Piala FA, Vincent Kompany dkk mengaluhkan fokus ke liga domestik.  Dalam enam laga Premier League terakhir, City hanya ditahan imbang oleh Arsenal.  Pertahanan City semakin solid, absennya Sergio Aguero direspons Edin Dzeko dengan sangat baik, dan Yaya Toure bukan saja kunci, penyeimbang dan pengatur permainan, tapi juga pencetak gol yang bisa diandalkan.

Statistik yang membuat laga di Anfield Minggu ini akan semakin menarik adalah kenyataan bahwa kedua klub adalah pencetak gol terbanyak di Liga Inggris.  Liverpool mencetak 32 gol dari 88 gol mereka pada 30 menit pertama. Sedangkan Manchester City menciptakan 29 dari 80 gol mereka pada 30 menit terakhir laga.

Jadi, tontonan yang berpotensi mengubah peta dominasi di klasemen ini kemungkinan besar akan berakhir imbang. Liverpool 50 - 50 Manchester City

GLYN KIRK / AFP Manajer Chelsea, Jose Mourinho.
SWANSEA CITY  Vs  CHELSEA
Duel di Anfield yang kemungkinan besar berakhir imbang harus dimanfaatkan oleh Chelsea untuk tidak terpeleset untuk ketiga kalinya berturut turut saat tandang.  

Jika Stamford Bridge demikian kokoh menjaga rekor Jose Mourinho untuk tidak terkalahkan di Premier League, maka Mourinho perlu mencari strategi untuk memperbaiki rekor pada laga di kandang lawan. Rekor buruk saat bertanding di kandang lawan menghantui mereka pada awal-awal kompetisi. Mourinho memperbaiki rekor itu pada pertengahan kompetisi.  Tapi dua kekalahan di Villa Park dan Selhurst Park membuat peluang Chelsea untuk kembali menjadi juara Inggris menurun jika dibandingkan dengan laju dua seterunya, Liverpool dan Manchester City.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X