Zenit Tunjuk Mantan Kapten Rusia Jadi Pengganti Spalletti

Kompas.com - 11/03/2014, 17:40 WIB
Pelatih Borussia Dortmund Juergen Klopp (kanan) berbincang dengan pelatih Zenit Saint-Petersburg Luciano Spalletti, sebelum anak-anak didik mereka melakoni pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadion Petrovski, Selasa (25/2/2014).
OLGA MALTSEVA / AFPPelatih Borussia Dortmund Juergen Klopp (kanan) berbincang dengan pelatih Zenit Saint-Petersburg Luciano Spalletti, sebelum anak-anak didik mereka melakoni pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadion Petrovski, Selasa (25/2/2014).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
KOMPAS.com — Klub Zenit St Petersburg menghadirkan kejutan jelang penampilannya di ajang Liga Champions. Klub raksasa Rusia ini memecat pelatih kepala, Luciano Spalletti. Padahal, mereka akan bertanding melawan Borussia Dortmund pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions pekan depan.

Pelatih berusia 55 tahun asal Italia itu terpaksa menerima kenyataan pahit lantaran gagal menghadirkan hasil positif pada akhir pekan kemarin. Menjamu Tom Tomsk, Minggu (9/3/2014), Zenit hanya bermain imbang 0-0, yang membuat Lokomotiv Moskwa menggesernya dari puncak klasemen Liga Premier Rusia.

Mantan kapten Rusia, Sergei Semak, ditunjuk menggantikan mantan pelatih AS Roma tersebut. Namun, Semak hanya untuk sementara menjadi pelatih Zenit.

"Kami ingin berterima kasih kepada Luciano Spalletti atas segala yang telah dilakukannya untuk membangun sepak bola, dan kami akan selalu senang melihat dia di St Petersburg. Grazie, Mister," demikian pernyataan klub, Selasa (11/3/2014).

Spalletti, yang juga pernah menjadi pelatih Udinese, membesut Zenit pada Desember 2009 dan memimpin klub itu merengkuh dua gelar Premier League dan satu Piala Rusia. Dia juga pernah dinobatkan sebagai Russian Coach of the Season pada 2010 dan 2012.

Akan tetapi, para petinggi klub memutuskan untuk mengganti manajer mereka, yang kontraknya baru akan habis pada 2015. Padahal, Zenit masih harus melakoni 10 pertandingan terakhir di kompetisi domestik, serta akan bermain pada ajang Liga Champions.

Zenit mengusung "mission impossible" saat bertemu Dortmund pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, 19 Maret mendatang. Pasalnya, mereka kalah 2-4 pada leg pertama di kandang sendiri. Padahal, Zenit tengah merajut asa mencatat sejarah klub untuk kali pertama lolos ke perempat final Liga Champions.

Semak akan memikul beban berat dalam tugas perdananya sebagai pelatih kepala. Pria berusia 38 tahun tersebut harus bisa melewati hadangan rival berat, CSKA Moskwa, pada Sabtu (15/3/2014), sebelum terbang ke Jerman.

Selama menjadi pemain, Semak menghabiskan waktu satu dekade bersama CSKA, sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2004. Dia kemudian pindah ke FC Moskwa dan Rubin Kazan, lalu menghabiskan kariernya di Zenit pada Mei, dan bergabung dalam staf pelatih di bawah Spalletti.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X