Kompas.com - 02/03/2014, 22:53 WIB
Kapten Manchester City, Vincent Kompany, merayakan gol rekannya, Yaya Toure, seusai membobol gawang Sunderland pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (2/3/2014). AFP PHOTO / GLYN KIRKKapten Manchester City, Vincent Kompany, merayakan gol rekannya, Yaya Toure, seusai membobol gawang Sunderland pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (2/3/2014).
|
EditorTjatur Wiharyo
LONDON, KOMPAS.com — Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris seusai menang 3-1 atas Sunderland pada laga final yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (2/3/2014). City sebelumnya pernah menjuarai ajang ini pada 1970 dan 1976.

Manchester Biru harus berkerja keras meraih kemenangan ini. City sempat kebobolan terlebih dulu saat laga baru berjalan 10 menit.

Dari serangan balik, Adam Johnson melepaskan umpan panjang kepada Fabio Borini yang berada di dalam kotak penalti lawan. The Black Cats unggul 1-0.

Borini, yang mendapatkan pengawalan ketat dari Martin Demichelis dan Vincent Kompany, berhasil melepaskan tembakan keras. Bola hasil tembakan penyerang asal Italia itu bersarang ke pojok kiri bawah gawang City.

Tertinggal, City balik menyerang untuk mencetak gol balasan. Namun, usaha pasukan Manuel Pellegrini tersebut kerap buntu. Setidaknya, hal itu terjadi hingga menit ke-30. Para pemain Sunderland tampil cukup disiplin, dan mereka memiliki semangat tinggi untuk menjaga keunggulannya.   

Salah satunya, usaha Sergio Aguero pada menit ke-28. Penyerang asal Argentina itu berhasil menusuk jantung pertahanan lawan, dan memberikan bola kepada Samir Nasri. Sayang, bola hasil tembakan Nasri masih terlalu lemah sehingga tak menyulitkan kiper Vito Mannone untuk menangkap si kulit bulat.

Namun, City nyaris kebobolan oleh aksi Borini pada menit ke-38. Mantan pemain AS Roma tersebut berhasil menembus kotak penalti lawan. Beruntung bagi City, Kompany melakukan tekel sempurna untuk membuang bola dari kaki Borini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, City kembali melancarkan serangan. Namun, segala usaha mereka untuk mencetak gol balasan tak membuahkan hasil hingga turun minum.

City akhirnya mampu menyamakan kedudukan berkat gol berkelas dari Yaya Toure pada menit ke-55. Dari luar kotak penalti, Toure menerima bola dari Zabaleta. Dengan cepat, pemain asal Pantai Gading itu melepaskan tembakan keras. Bola melengkung dan bersarang ke pojok kanan atas gawang Sunderland.

Selang semenit, City berbalik unggul 2-1 berkat gol Nasri. Kolarov, yang melakukan penetrasi di sisi kanan pertahanan lawan, melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Nasri menyambut umpan tersebut dengan sepakan keras yang tak mampu dibendung Mannone.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

Liga Indonesia
Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.