Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Real Madrid Berada di Atas Angin

Kompas.com - 11/02/2014, 18:35 WIB
Aloysius Gonsaga AE

Penulis

KOMPAS.com - Real Madrid sudah menatap final Copa del Rey setelah menang 3-0 atas Atletico Madrid pada semifinal pertama di Santiago Bernabeu, Rabu (5/2/2014). Pasalnya, kemenangan telak itu membuat pekerjaan mereka menjadi lebih mudah ketika menyambangi markas Los Rojiblancos, Vicente Calderon, pada Selasa (11/2), untuk memainkan semifinal kedua.

Ya, Madrid hanya perlu bermain imbang atau pun hasil terburuknya adalah maksimal kalah dengan selisih dua gol untuk meraih tiket ke partai puncak. Tetapi Los Blancos patut waspada, karena kemungkinan terburuk bisa saja terjadi, seperti yang diutarakan Sergio Ramos kepada Marca. Menurutnya, kemenangan 3-0 di leg pertama menyenangkan tetapi di sisi lain posisi Madrid belum terlalu nyaman.

Ancaman pun dilontarkan gelandang Atletico, Koke, usai mereka dibekuk 0-3 pekan lalu. Dia mengakui Madrid sudah berada di atas angin, tetapi bukan mustahil Atletico bisa membalikkan keadaan meskipun sangat berat.

"Anda bisa lihat apa yang terjadi di lapangan. Kami tidak beruntung, dan tak bermain seperti yang diharapkan. Madrid mengambil keuntungan tersebut. Sulit memang, tetapi selalu ada harapan," ungkap Koke waktu itu.

"Madrid tak banyak mengancam, tetapi memegang kendali permainan. Dalam sepak bola, segalanya masih mungkin terjadi. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik demi tim dan para pendukung," tekannya.

Namun Madrid sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Apalagi, mereka bakal datang ke Vicente Calderon dengan kekuatan terbaiknya untuk melakoni derbi Madrid dalam kompetisi nomor dua di Spanyol tersebut.

Pelatih Carlo Ancelotti pasti takkan ragu memainkan dua pilar terbaiknya, yakni penjaga gawang Iker Casillas serta penyerang Cristiano Ronaldo. Pasalnya, Casillas memang sudah diplot untuk tampil di ajang ini (serta Liga Champions), sedangkan Ronaldo untuk sementara "libur" dari kompetisi La Liga karena harus menjalani hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan akibat kartu merah yang diterima saat melawan Athletic Bilbao pekan lalu.

Sebaliknya, Atletico sedang mengalami penurunan performa. Kekalahan dalam dua laga terakhir menjadi bukti bahwa tim besutan Diego Simeone ini belum kembali ke level permainan terbaik.

Usai ditaklukkan Madrid, Atletico pun harus menanggung malu karena kalah 0-2 ketika tandang ke markas Almeria akhir pekan kemarin di ajang La Liga. Imbasnya, posisi Atletico pun turun ke posisi ketiga. Padahal sebelum laga tersebut, mereka sudah memuncaki klasemen sementara.

Nah, kondisi ini membuat Madrid berada di atas angin untuk terus melangkah ke final meskipun mereka harus tetap waspada. Sementara itu, Atletico mencoba untuk meraih asa yang nyaris lenyap untuk membuat kejutan, seperti yang diungkapkan Simeone.

"Lolos (ke final) akan sangat sulit. Akan tetapi, tidak ada yang tak mungkin dalam hidup ini," jelas pelatih berkebangsaan Argentina itu. "Kami harus fokus dalam peningkatan (permainan). Kami akan berjuang, bekerja keras, dan tak mencari-cari alasan. Saya selalu katakan ingin melihat Atletico yang membuat lawan tak nyaman," lanjut Simeone.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Ronaldo Bangga Dipanggil Timnas Portugal untuk Euro 2024

Internasional
Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Atletico Madrid ke Jakarta, Sesi Latihan dari Pelatih Akademi Rojiblancos

Liga Spanyol
Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Syarat-syarat Calon Pengganti Mauricio Pochettino di Chelsea

Liga Inggris
Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Persib Bandung Vs Madura United, Alasan Disebut Final Ideal Liga 1

Liga Indonesia
Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Motivasi Pemain Asing Terlama Persib yang Begitu Dekat dengan Juara

Liga Indonesia
Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Jadwal Malaysia Masters 2024: 11 Wakil Indonesia Beraksi, Tersaji Duel Merah Putih

Badminton
Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Mauricio Pochettino Tinggalkan Chelsea Setelah Hanya Satu Musim

Liga Inggris
Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Ronaldo Perkuat Portugal di Piala Eropa 2024, Kans Pecahkan Rekor

Internasional
Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Sanksi FIFA Tuntas, PSS Sleman Persiapkan Liga 1 Musim Depan

Liga Indonesia
Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Sorotan untuk Wasit Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Respons Shin Tae-yong soal Hasil Drawing Piala AFF 2024 Vs Vietnam

Timnas Indonesia
Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Alasan Henderson dan Rashford Tak Masuk Skuad Inggris untuk Euro 2024

Internasional
Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Akses Istimewa Passport Planet Persib Saat Nonton Laga Maung Bandung

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Jadwal Timnas Indonesia pada Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Fakta Bojan Hodak Empat Kali Final Beruntun, Peluang Juara di Persib

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com