Seedorf Realistis soal Peluang Milan ke Liga Champions

Kompas.com - 25/01/2014, 19:51 WIB
Pelatih AC Milan, Clarence Seedorf. MARCO BERTORELLO / AFPPelatih AC Milan, Clarence Seedorf.
|
EditorTjatur Wiharyo
MILAN, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan Clarence Seedorf mengatakan, Milan butuh waktu untuk keluar dari periode sulit seperti sekarang ini. Ia pun meminta suporter bersikap realistis dan bersabar.

AC Milan telah melakoni 20 pertandingan Serie-A dan duduk di peringkat ke-11 dengan nilai 25, atau kalah 22 angka dari AS Roma di tempat kedua (zona lolos langsung ke Liga Champions).

Selama 19 pertandingan pertama, Milan masih di bawah asuhan Maximiliano Allegri. Allegri digantikan Seedorf pada 16 Januari 2014.

Seedorf menandai debutnya di Serie-A sebagai pelatih Milan dengan kemenangan 1-0 atas Hellas Verona pada 19 Januari 2014. Milan kemudian kalah 1-2 dari Udinese pada perempat final Piala Italia, 22 Januari 2014.

"Allegri berusaha memberikan segalanya, tetapi hasil positif tak kunjung tiba. Tim ini mengalami kesulitan, tetapi ini bisa menjadi kesempatan untuk melihat apa yang perlu ditingkatkan. Saya meminta kesabaran untuk membantu semua pemain bekerja lebih baik," ujar Seedorf.

"Target kami adalah menemukan determinasi dan kekuatan untuk meningkatkan pencapaian kami. Saya datang ke sini untuk membantu proses rekonstruksi, tetapi ini butuh waktu dan kami tak punya target waktu soal kapan kami bisa meraih hasil bagus. Sepak bola indah akan muncul sebagai konsekuensinya, tetapi target saya sekarang adalah memberikan grup ini ketenangan untuk menghadapi kesulitan."

"Saya adalah orang pertama yang mengerti perasaan suporter, tetapi pada masa lalu kita sudah melihat klub-klub besar melewati momen seperti ini. Kami ada di sini untuk bekerja dan memberikan antusiasme kepada suporter. Kami perlu semangat pejuang yang tak pernah menyerah."

"Kekhawatiran tak membantu kami. Berapa banyak tim yang tak bermain di Liga Champions dalam satu musim? (Tak tampil di Liga Champions) bukan sesuatu yang memalukan. Kami perlu melakukan pendekatan terhadap situasi sekarang secara realistis. Jika tidak, kami hanya mendapatkan beban secara psikologis yang tak membantu menyelesaikan masalah."

"Kami senang tampil di Liga Champions. Namun, secara realistis, kami tertinggal 22 poin dari posisi itu," tutur Seedorf.

Pertandingan Serie-A melawan Cagliari, 26 Januari 2014, akan menjadi laga ketiga Milan di bawah didikan Seedorf. Laga itu mungkin menjadi debut gelandang Michael Essien bersama Milan.

"Saya mengenal (Essien) dengan baik. Ia berkarakter luar biasa dan merupakan pemain hebat. Ia adalah laki-laki sejati dan seorang pejuang yang betul-betul ingin menunjukkan kemampuannya menjelang Piala Dunia. Ia akan memberikan kualitas di dalam dan di luar lapangan. Essien bisa bermain dengan baik dalam skema dua gelandang di depan barisan bek," ulas Seedorf.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X