Mourinho: Skuad Chelsea Tidak Sempurna

Kompas.com - 10/12/2013, 16:37 WIB
Reaksi manajer Chelsea, Jose Mourinho, saat melawan Newcastle United di ajang Premier League, Sabtu (1/11/2013), di St James' Park. Chelsea kalah 0-2. AFP/IAN MACNICOLReaksi manajer Chelsea, Jose Mourinho, saat melawan Newcastle United di ajang Premier League, Sabtu (1/11/2013), di St James' Park. Chelsea kalah 0-2.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga AE
LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mengakui skuadnya saat ini memang tidak sempurna untuk memenangkan Premier League. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk membangun Chelsea agar lebih kuat di masa depan.

Pernyataan itu diungkapkan Mourino menanggapi kekalahan 2-3 dari Stoke City, Sabtu (7/12/2013). Itu adalah kekalahan pertama The Blues dari The Potters sejak 1975.

Menurut Mourinho, skuad Chelsea saat ini diwarisi oleh pemain-pemain senior warisan pelatih sebelumnya, Rafael Benitez. Ia menilai, untuk memadukan antara pemain senior dan muda memang membutuhkan waktu.

Mourinho pun mencontohkan ketika dirinya memutuskan untuk perlahan mengganti peran Frank Lampard dengan Andre Schurrle di lini tengah Chelsea. Pasalnya, ia menilai, cukup sulit jika mengembangkan pemain yang sudah berumur.

"Ini adalah skuad saya. Baik atau buruknya, ini tetap skuad saya. Tentu, ini bukan skuad yang sempurna," ujar Mourinho seperti dilansir Skysports.

"Saya mencoba untuk mengembangkan kemampuan para pemain. Tetapi, itu bisa dilakukan pemain yang berada di usia 20 tahun yang Anda punya. Jika Anda bertanya pada saya, dapatkah saya mengembangkan kemampuan Eden Hazard? Ya, saya bisa."

"Lalu, dapatkah saya mengembangkan pemain yang sudah berusia 30 tahun? Bagaimana caranya?" tambah Mourinho.

Chelsea sementara berada di peringkat ketiga klasemen Premier League dengan poin 30, tertinggal lima angka dari Arsenal di puncak. Ia pun berharap para pemain bisa terus tampil maksimal agar mengembalikan kesuksesan saat menjuarai Premier League pada 2005 dan 2006.

"Ingat, dalam dua tahun terakhir, tim ini mengakhiri musim dengan selisih 25 poin dan 14 poin dari tim pemenang. Kami tidak berbicara dengan tim saya yang menjadi juara tahun lalu atau finis dengan selisih poin satu atau dua dengan tim juara," kata Mourinho.

"Tim saya dalam dua tahun terakhir pada Desember tertinggal 15 hingga 20 poin dari pemimpin klasemen dan saya mengatakan ini adalah tim yang sedang dibangun. Tetapi, tentu saja kami ingin mendapatkan hasil terbaik (musim ini)," tukasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X