Kompas.com - 07/12/2013, 16:37 WIB
Pelatih baru timnas senior Indonesia, Alfred Riedl, saat mengadakan jumpa pers terkait penandatanganan kontrak dengan PSSI di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2013). Alfred Riedl mendapatkan kontrak berdurasi 3 tahun dengan syarat tertentu dari PSSI, yaitu kontrak berlanjut ke tahun kedua jika berhasil membawa timnas menjuarai Piala AFF 2014. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAPelatih baru timnas senior Indonesia, Alfred Riedl, saat mengadakan jumpa pers terkait penandatanganan kontrak dengan PSSI di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2013). Alfred Riedl mendapatkan kontrak berdurasi 3 tahun dengan syarat tertentu dari PSSI, yaitu kontrak berlanjut ke tahun kedua jika berhasil membawa timnas menjuarai Piala AFF 2014.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl, akan segera mengumpulkan sekitar 45 pemain, pada Januari 2014. Para pemain akan mendapatkan pemaparan, baik dari Riedl maupun PSSI, tentang program timnas di tahun 2014, terutama mengenai pencanangan target juara pada Piala AFF.

Namun Riedl mengaku, rencananya tersebut kemungkinan akan mengganggu persiapan klub-klub menjelang bergulirnya musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 sekitar akhir Januari.

"Kami akan membahas hal tersebut dalam beberapa hari ke depan. Saya tahu ini keadaan yang agak rumit karena kompetisi akan dimulai, saya tidak ingin mengganggu jalannya persiapan kompetisi dan akan sulit juga bagi klub untuk melepas pemainnya. Saya akan membahas hal ini dengan PSSI," kata Riedl, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (7/12/2013).

"(Namun) Saya perlu lagi menelaah apa saja yang saya butuhkan dan inginkan, pemain seperti apa yang akan masuk tim saya. Semua masih perlu dipikirkan dan didiskusikan. Tetapi semua masih terkendala dengan jadwal kompetisi. Saya juga perlu memantau kondisi kompetisi, dan hal-hal lainnya. Semua masih perlu ditelaah dan didiskusikan kembali."

"Saya tidak bisa bicara banyak. Tetapi itu berhubungan dengan waktu. Jika saya punya banyak waktu untuk mendapatkan pemain-pemain ideal saya, saya juga bisa lebih fokus menyiapkan tim, dan saya lebih siap membentuk tim terbaik menjelang Piala AFF 2014."

"Target sudah ditentukan, saya tidak punya banyak pilihan dan waktu. Kami semua ingin menjadi yang terbaik, dan kami akan melakukan yang terbaik, meski waktu yang ada masih kurang (kurang dari setahun), tetapi tidak ada alasan untuk mengeluh karena kami harus melakukan yang terbaik."

Lebih lanjut, Riedl mengatakan, selain persiapan jangka panjang untuk menghadapi Piala AFF 2014, tujuan pemanggilan pemain juga untuk menghadapi Arab Saudi, pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Asia, di Jeddah, Maret mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya akan melihat pemain sebanyak mungkin, guna memudahkan saya dalam mencari pemain. Saya sudah punya bayangan, setidaknya ada 10 pemain. Tetapi semua masih abu-abu, karena semua masih perlu dipelajari ulang, namun saya masih punya waktu," jelasnya.

"Termasuk, saya masih harus ke Myanmar (melihat timnas U-23 berlaga di SEA Games), untuk memantau para pemain muda. Yang pasti, saya harus menyiapkan tim sebelum Maret."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.