Dua Perubahan Penting pada Piala AFF 2016

Kompas.com - 12/11/2013, 16:50 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono. Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAry Wibowo

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, mengungkapkan akan ada dua perubahan penting dalam perhelatan Piala AFF 2016. Perubahan tersebut meliputi mekanisme pemilihan tuan rumah dan jumlah negara yang akan mendapatkan jatah lolos otomatis.

"Untuk format sekarang enam tim akan otomatis lolos (ke putaran final), dua mengikuti kualifikasi. Nanti pada 2016, tujuh langsung lolos, satu kualifikasi," ungkap Joko di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Sementara perubahan lainnya adalah format penentuan tuan rumah. Menurut Joko, tuan rumah pada Piala AFF 2016 akan mengedepankan aspek technical dan commercial, tidak hanya secara singkat melalui forum meeting.

"Selama ini kan AFF cuma merotasi tuan rumah secara bergiliran, tapi pada 2016 akan menggunakan mekanisme undian yang profesional," tambahnya.

Menurut Joko, Indonesia merupakan salah satu kandidat tuan rumah, bersaing dengan Myanmar dan Filipina. Joko berharap, nantinya Indonesia dapat memenangi bidding dan menjadi tuan rumah.

Piala AFF dilangsungkan setiap dua tahun sekali. Kejuaraan ini menggunakan format setengah kompetisi berisi delapan negara yang terbagi menjadi dua grup. Di fase grup, turnamen menggunakan sistem home turnament, yakni ada salah satu negara di dalam grup yang bertindak sebagai tuan rumah dan seluruh pertandingan dilangsungkan di negara tersebut.

Namun, ketika telah memasuki babak semifinal dan final, turnamen menerapkan sistem kandang dan tandang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X