Kompas.com - 10/11/2013, 19:31 WIB
Penalti gelandang Italia Andrea Pirlo yang total mengecoh kiper Inggris Joe Hart dalam laga perempat final Euro 2012 di Stadion Olimpiade Kyiv, Minggu (24/6/2012). Italia menang 4-2 atas Inggris. telegraphPenalti gelandang Italia Andrea Pirlo yang total mengecoh kiper Inggris Joe Hart dalam laga perempat final Euro 2012 di Stadion Olimpiade Kyiv, Minggu (24/6/2012). Italia menang 4-2 atas Inggris.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAry Wibowo

LONDON, KOMPAS.com - Mantan manajer tim nasional Inggris, Sven Goran Eriksson, mengatakan bahwa apabila tim nasional Inggris ingin sukses di turnamen besar, maka para pemainnya harus dapat mengatasi tekanan mental saat adu penalti.

"Jika Anda berbicara tentang psikologis pemain timnas Inggris, saya seharusnya sudah memiliki pelatih mental khusus untuk adu penalti. Masalah timnas Inggris dengan penalti adalah soal mental, bukan teknik," kata Eriksson dalam wawancaranya dengan Telegraph, Sabtu (9/11/2013).

"Anda berjalan dari garis tengah, mengambil bola, dan yang ada di pikiran Anda hanyalah 'jika anda gagal, maka Inggris gagal', tekanan yang sangat besar."

Eriksson pun berharap Manajer the three lions saat ini, Roy Hudgson, dapat mengatasi permasalahan tersebut. Caranya, Eriksson menyarankan agar Hudgson mulai melatih mental pemain-pemain timnas sejak dari jauh hari.

"Anda butuh secara profesional untuk mengatasi hal itu. Saat ini, banyak klub-klub yang menggunakan jasa psikolog olah raga. Tetapi kalian harus bekerja dengan seorang pelatih mental dalam beberapa bulan, tidak bisa ketika sudah bermain di Piala Dunia," saran Eriksson.

Adu penalti memang menjadi momok menakutkan bagi timnas Inggris. Tercatat, dalam satu dekade terakhir dalam keikutsertaan mereka di empat ajang turnamen besar, tiga kali Inggris harus pulang karena kalah adu penalti.

Pertama, Inggris disingkirkan Portugal di perempat final Piala Eropa 2004. Dua tahun berselang, tepatnya di perempat final Piala Dunia 2006, Portugal kembali membuat Inggris harus angkat koper karena adu penalti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir, pada perempat final Piala Eropa 2012 Inggris juga menelan kekalahan dengan cara yang sama oleh Italia setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 0-0 hingga120 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X