Kompas.com - 10/11/2013, 02:15 WIB
Reaksi manajer Chelsea, Jose Mourinho, saat melawan Newcastle United di ajang Premier League, Sabtu (1/11/2013), di St James' Park. Chelsea kalah 0-2. AFP/IAN MACNICOLReaksi manajer Chelsea, Jose Mourinho, saat melawan Newcastle United di ajang Premier League, Sabtu (1/11/2013), di St James' Park. Chelsea kalah 0-2.
EditorTjatur Wiharyo
LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Jose Mourinho mengatakan, skuad Chelsea saat ini sudah mengalami banyak perubahan dibanding pada periode pertamanya melatih klub itu (2004-2007). Menurutnya, itu membuatnya merasa baru kali ini melatih Chelsea.

Setelah meninggalkan Chelsea pada 2007, Mourinho menangani Inter Milan pada 2008. Pada 2010, ia bergabung dengan Real Madrid dan kembali melatih Chelsea pada Juni 2013, dengan kontrak hingga 2017.

Pada periode kedua di Chelsea, Mourinho sudah tak menjumpai lagi pemain-pemain yang diasuhnya pada periode 2004-2007, antara lain Didier Drogba, Arjen Robben, Lassana Diarra, dan Shaun Wright-Phillipps. Adapun permain yang masih ada sejak era pertama Mourinho antara lain Frank Lampard dan John Terry.

"Dalam banyak hal, rasanya sama. Beberapa hal berbeda. Tim saya sudah tak ada di sini lagi, hanya sedikit dari pemain saya dulu yang masih ada di sini. Jadi, rasanya seperti baru pertama kali berada di klub ini," ujar Mourinho.

"Chelsea ada di hati saya, seperti semua orang tahu. Ini lebih dari sekadar pekerjaan. Habitat saya, habitat (pemilik Chelsea) Roman Abramovich, dan sifat klub ini adalah menjadi juara, tetapi pada saat yang kami kami berusaha menikmatinya dan menampilkan permainan yang bagus," lanjutnya.

Pada periode pertama melatih Chelsea, Mourinho sempat dibantu oleh Steve Clarke. Pada Sabtu (9/11/2013), Mourinho bertemu dengan Clarke di Stamford Bridge, tetapi sebagai lawan. Clarke datang ke Stamford Bridge bersama timnya, West Bromwich Albion, untuk mengalahkan tim asuhan Mourinho.

Clarke hampir berhasil. Bermain sebagai tamu, WBA sempat unggul 2-1 hingga Eden Hazard mencetak gol penyama kedudukan dari titik penalti pada injury time. Skor 2-2 bertahan hingga peluit berbunyi panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan hasil imbang itu, Mourinho mencatatkan rekor tak pernah kalah dalam 65 laga kandang di pentas Premier League dan memenangi 51 dari 65 laga itu.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.