Kompas.com - 06/11/2013, 05:58 WIB
Striker AC Milan asal Italia, Mario Balotelli. AFP PHOTO / JOHN THYS Striker AC Milan asal Italia, Mario Balotelli.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
BARCELONA, KOMPAS.com — AC Milan bertandang ke markas Barcelona pada matchday keempat penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu (6/11/2013). I Rossoneri tak ingin menjadi tim pesakitan di Camp Nou.

Pasukan Massimiliano Allegri berada dalam masa krisis jelang tampil dalam bigmatch ini. Setelah bermain imbang 1-1 dengan Barca pada pertemuan pertama di San Siro, Milan menelan dua kekalahan dalam tiga laga. Terakhir, Mario Balotelli dan kawan-kawan takluk 0-2 dari Fiorentina.

Nasib tak jauh berbeda dialami Milan sebelum menjamu Barca pada pertemuan pertama. Milan sempat takluk 2-3 dari Juve di pentas Serie-A. Namun, Milan bangkit saat melawan Barca. Tim tuan rumah mampu unggul terlebih dulu lewat kreasi Robinho, sebelum disamakan Barca lewat aksi Lionel Messi.

Secara umum, Milan memang tampil lebih baik di Liga Champions daripada Serie-A. Terbukti, tim Merah Hitam belum terkalahkan hingga matchday ketiga. Hal ini tidak terlepas dari sejarah Milan yang tujuh kali berhasil menjuarai Liga Champions.

Penggawa Milan pun memiliki rasa optimisme tinggi meredam Barca pada pertandingan nanti.
Tugas berat bagi Milan memenuhi ambisinya. Pasalnya, Camp Nou merupakan tempat angker bagi Milan. Milan menelan dua kekalahan dan hanya sekali mampu menahan imbang Barca di stadion itu. Terakhir, Milan harus menyerah 0-4.

"Bagi kami, tidak mudah untuk menghadapi Barcelona dengan cara bermain seperti mereka. Tetapi, kami berjanji akan melakukan segala sesuatu yang kami bisa. Melawan Barcelona pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa kami mampu memainkan pertandingan besar," tegas Kaka.

Di kubu Barca, Lionel Messi dan kawan-kawan sedang berada dalam performa terbaiknya karena belum terkalahkan di ajang Liga BBVA. Meskipun dalam kondisi yang lebih baik, Barca tetap mewaspadai ancaman Milan. Mereka tak ingin merasakan hal serupa seperti pada pertemuan pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami senang jika bisa meraih kemenangan karena kemenangan bakal menempatkan kami dalam posisi yang bagus di grup. Namun, Milan merupakan tim yang memiliki banyak potensi dan kami tidak bisa menganggap mereka enteng," jelas Pedro.

Pelatih Gerardo Martino dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya, termasuk menurunkan trio Neymar, Messi, dan Alexis Sanchez sejak menit-menit awal. Messi memiliki ambisi tersendiri untuk mencetak gol setelah mandul dalam beberapa laga. Terakhir kali, Messi mencetak gol saat melawan Milan.

"Leo ambisius. Dia selalu ingin mencetak gol, tetapi jujur aku melihat dia tenang. Dia adalah pemain terbaik dunia dan gol akan datang," beber Pedro.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.