Kompas.com - 05/11/2013, 13:25 WIB
Penyerang Juventus Carlos Tevez (kiri) merayakan golnya ke gawang Catania, pada laga Serie-A, di Juventus Stadium, Rabu (30/10/2013).
OLIVIER MORIN / AFPPenyerang Juventus Carlos Tevez (kiri) merayakan golnya ke gawang Catania, pada laga Serie-A, di Juventus Stadium, Rabu (30/10/2013).
|
EditorOkky Herman Dilaga
TURIN, KOMPAS.com — Real Madrid boleh saja merasa bangga bisa mengalahkan Juventus pada pertemuan pertama babak penyisihan grup Liga Champions. Namun, Juve berpotensi memperpanjang rekor buruk El Real di Italia saat kedua tim bertemu pada matchday keempat, Selasa (5/11/2013). 

Si Nyonya Besar memang belum pernah mengecap kemenangan di ajang Liga Champions. Pasukan Antonio Conte tersebut hanya mampu mengoleksi dua poin dari tiga laga. Terakhir, Juve harus menyerah 1-2 dari Madrid di Santiago Bernabeu.

Kemenangan tersebut sempat membuat kubu Juve meradang. Conte merasa wasit Manuel Grafe telah merugikan timnya setelah Madrid dihadiahi tendangan penalti pada menit ke-29 dan mengartumerahkan Giorgio Chiellini yang dianggap melanggar Cristiano Ronaldo pada menit ke-48.

"Keputusan wasit memengaruhi pertandingan dalam pertandingan pertama. Wasit membuat kesalahan seperti yang banyak orang lakukan. Kita harus berpikir tentang bermain sepak bola dan menjaga kepercayaan kami kepada wasit yang bertugas," jelas Conte.

Aroma balas dendam jelas diusung Juve pada pertandingan nanti. Terlebih, Juve membutuhkan kemenangan untuk memperbesar peluang lolos ke 16 besar.

Juve memiliki modal yang cukup kuat untuk meraih hasil maksimal. Pasca-ditaklukkan Madrid, Juve bangkit dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Dua kemenangan di antaranya diraih di Stadion Juventus. Lebih fantastis lagi karena Juve tidak kebobolan dan berhasil mencatat tujuh gol. Hal tersebut menunjukkan betapa kuatnya lini pertahanan dan digdayanya Juve kala bermain di kandang sendiri.

Jika ditarik ke belakang dalam 20 laga kandang, Si Nyonya Besar praktis hanya menelan dua kali kekalahan. Sisanya, mereka mengoleksi tujuh kemenangan dan tujuh hasil seri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Madrid belum lupa bagaimana kehebatan Juve bermain di kandangnya saat kedua tim terakhir kali bertemu pada babak penyisihan grup H Liga Champions musim 2008-2009. Saat itu, Si Putih menyerah 1-2, sebelum dipermalukan 0-2 di Santiago Bernabeu.

Secara umum, Madrid memiliki sejarah yang buruk kalah bertemu tim asal Italia. El Real pernah gagal melaju ke babak perempat final Liga Champions musim 2007-2008. Saat itu, Madrid takluk 1-2 di kandang Roma, dan menyerah dengan skor yang sama saat bermain di Santiago Bernabeu.

Dua musim kemudian, Madrid bertemu AC Milan. Madrid seperti mendapatkan sial kala bertemu tim asal Italia. Di markas sendiri, Madrid takluk 2-3 dari Milan. Raul Gonzalez pun tak bisa membalas kekalahan itu setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 pada leg kedua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Peregangan Statis: Pengertian, Contoh, dan Manfaat

Sports
Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena 'Gejala Muntaber'

Usai Menangi Ballon d'Or, Lionel Messi Absen Latihan karena "Gejala Muntaber"

Liga Lain
Filosofi Pencak Silat

Filosofi Pencak Silat

Sports
Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Tak Sangka Lolos ke BWF World Tour Finals, Pasangan India yang Kalah dari Marcus/Kevin Sampai Ubah Tiket Pesawat

Badminton
Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Tanggapan Saddil Ramdani soal Rumor Gabung ke Arema FC

Liga Indonesia
Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan 'Gretongan', Mau?

Nonton Piala AFF 2020 Pakai Tayangan "Gretongan", Mau?

Internasional
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals, Greysia/Apriyani Buka Perjuangan Indonesia

Badminton
Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Update Ranking BWF: Axelsen Kudeta Momota, Jonatan Gusur Lee Zii Jia

Badminton
Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Alasan Liverpool Datangkan Kiper Legendaris Timnas Brasil sebagai Pelatih

Liga Inggris
Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Terhindar dari Degradasi, Semen Padang Pasang Target Promosi ke Liga 1 Tahun Depan

Liga Indonesia
Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Lakshya Sen, Tunggal Putra Termuda pada BWF World Tour Finals 2021

Badminton
BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

BWF World Tour Finals 2021, Ujian Kemampuan untuk Pramudya/Yeremia

Badminton
Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Italia, AC Milan dan Inter Lawan Tim Papan Bawah

Liga Italia
Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Kabar Terkini Proses Naturalisasi Sandy Walsh dkk: Pemeriksaan Dokumen, Target Rampung Awal 2022

Liga Italia
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Derbi Merseyside Everton Vs Liverpool

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.