Kompas.com - 01/11/2013, 03:58 WIB
Bomber Atletico Madrid, Diego Costa, merayakan golnya setelah membobol gawang Granada dalam lanjutan Liga BBVA, Kamis (31/11/2013). AFP PHOTO / JORGE GUERREROBomber Atletico Madrid, Diego Costa, merayakan golnya setelah membobol gawang Granada dalam lanjutan Liga BBVA, Kamis (31/11/2013).
|
EditorAloysius Gonsaga AE
GRANADA, KOMPAS.com — Atletico Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Granada dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga BBVA, Kamis (31/10/2013). Dua gol Atletico tercipta dari titik putih.

Bermain di depan publik lawan, Atletico sempat dibuat kesulitan mengembangkan permainannya. Granada lebih banyak menguasai laga dan melepaskan ancaman yang cukup berbahaya.

Namun, Atletico diuntungkan dengan kesalahan fatal yang dilakukan Diego Mainz. Pemain belakang bernomor punggung lima tersebut melanggar David Villa di kotak terlarang.

Diego Costa yang maju sebagi algojo berhasil menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Granada. Costa pun semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga BBVA dengan mengoleksi 12 gol.

Atletico kembali mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-78. Wasit langsung menunjuk titik putih begitu Villa dilanggar Jeison Murillo. Villa memilih mengeksekusi penalti dan ia kemudian berhasil menaklukkan kiper Roberto.

Sayang pada menit ke-89, Atletico harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Filipe Luis. Luis dinilai wasit melakukan handball.

Granada berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tim tuan rumah berhasil mencetak gol balasan yang dihasilkan dari tandukan Odion Ighalo, memanfaatkan umpan Nyom pada masa injury time.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, gol tersebut tak bisa menyelamatkan Granada dari kekalahan. Skor 2-1 untuk keunggulan Atletico bertahan sampai laga usai.   

Hasil ini membuat Atletico kokoh di peringkat kedua dengan merangkum 30 poin, atau terpaut satu poin dari Barcelona sebagai penguasa klasemen sementara Liga BBVA.

Susunan pemain
Granada: 13-Roberto; 2-Allan-Roméo Nyom, 5-Mainz, 22-Dimitri Foulquier, 24-Murillo; 4-Fran Rico, 14-Recio (Riki 67), 18-Manuel Iturra; 7-Odion Ighalo, 10-Yacine Brahimi (Buonanotte 61), 23-Pereira

Atletico Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Diego Godín, 3-Filipe Luis, 20-Francisco Juanfran, 23-Miranda; 4-Mario Suárez, 6-Koke, 7-Adrián, 14-Gabi; 9-David Villa, 19-Diego Costa



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X