Kompas.com - 30/10/2013, 23:37 WIB
Pelatih Rahmad Darmawan. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPelatih Rahmad Darmawan.
|
EditorAloysius Gonsaga AE
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tumpulnya lini depan timnas Indonesia U-23 kembali terlihat saat ditahan imbang 0-0 oleh timnas Timor Leste U-23 dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (30/10/2013) malam. Ini menjadi pekerjaan bagi pelatih Rahmad Darmawan untuk membenahi kekurangan timnya, yang menguasai jalannya laga tersebut.

"Secara umum kami mampu menguasai pertandingan, namun sekali lagi anak-anak belum mampu mencetak gol," terang pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, seusai laga.

RD menuturkan, di babak pertama memang kurang agresif sehingga lawan dapat dengan leluasa menguasai bola dan mengembangkan permainan. Bahkan beberapa kali pemain-pemain Timor Leste mampu membuat peluang berbahaya di depan gawang Kurnia Meiga.

Baru di babak kedua, lanjutnya, pemain Indonesia mulai berhasil menekan Timor Leste. Kombinasi serangan dari lini belakang sampai tengah sudah terbangun dengan baik, tetapi ketika memasuki kotak penalti pemain selalu bingung membuat kombinasi passing sehingga sering melakukan kesalahan dan kehilangan bola.

"Selalu ketika berada di kotak penalti bola gampang sekali hilang, selain banyaknya pemain lawan yang di belakang, juga karena anak-anak bingung melakukan kombinasi," jelasnya.

Mengenai keseimbangan tim dan pertahanan, diakuinya sudah cukup ideal. Hanya, pemain lini depan masih kurang melakukan kombinasi untuk membongkar pertahanan lawan.

"Kombinasi sudah tertata bagus. Ketika diserang anak-anak berhasil melakukan blok mulai dari tengah lapangan, dan mengubahnya menjadi skema menyerang. Memang lini depan masih jauh dari harapan," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan hasil uji coba ini, RD mengaku ada beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama dalam segi emosi karena pemain masih mudah terpancing emosi lawan. Selain itu juga kombinasi permainan saat di kotak penalti lawan.

"Beberapa situasi, para pemain terlalu meladeni lawan. Ini pelajaran yang sangat penting," tuturnya.

Pada 2 November mendatang, Andik Vermansah dkk dijadwalkan akan kembali melakukan uji coba melawan Lampung Selection. Kemudian, pada 12 dan 14 November mendatang, melawan Hongkong.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.